Ilustrasi pria kesepian (magnific)
JawaPos.com - Kesepian pada pria dewasa tidak selalu bermula ketika mereka mulai bekerja, menikah, atau menjalani kehidupan sendiri.
Dalam sejumlah kasus, pola hubungan dan cara seseorang memahami emosi telah terbentuk sejak masa kanak-kanak.
Seorang anak laki-laki mungkin terlihat mandiri, kuat, bahkan tidak banyak menuntut perhatian.
Namun, di balik sikap tersebut, bisa saja terdapat pengalaman masa kecil yang membuatnya terbiasa menyimpan perasaan, sulit meminta bantuan, atau merasa tidak nyaman ketika harus membuka diri kepada orang lain.
Dirangkum dari laman YourTango, artikel ini membahas bagaimana pola pengasuhan tertentu dapat memengaruhi kemampuan anak laki-laki membangun hubungan dan koneksi emosional ketika dewasa.
Namun perlu dipahami, pola berikut bukan berarti otomatis membuat seorang anak tumbuh menjadi pria kesepian.
Kehidupan seseorang dipengaruhi banyak faktor, termasuk lingkungan, kepribadian, pengalaman sosial, dan hubungan yang dibangun sepanjang hidup.
Lantas, benarkah anak laki-laki yang tumbuh menjadi pria kesepian bisa membawa pola tertentu dari masa kecil.
Yuk, kenali 10 kebiasaan pengasuhan yang perlu diperhatikan orang tua.
Salah satu pola yang dapat memengaruhi kehidupan emosional anak laki-laki adalah kebiasaan mengajarkan bahwa menangis, takut, sedih, atau menunjukkan kelemahan merupakan sesuatu yang memalukan.
Kalimat seperti “anak laki-laki tidak boleh menangis” mungkin terdengar sederhana.
Namun, jika terus-menerus didengar, anak dapat belajar bahwa beberapa emosi harus disembunyikan agar dirinya dianggap kuat.
Menurut materi yang dirujuk YourTango dari Gottman Institute, ketika anak laki-laki diajarkan untuk tidak menangis atau takut, perasaannya dapat terasa tidak valid.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi membuat anak kesulitan mengenali dan mempercayai emosinya sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022