Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 September 2026 | 03.20 WIB

10 Tanda Perempuan Telah Melalui Banyak Masa Sulit, Menurut Penelitian

Ilustrasi perempuan yang telah melalui banyak masa sulit (magnific) - Image

Ilustrasi perempuan yang telah melalui banyak masa sulit (magnific)

 

JawaPos.com - Tidak semua perempuan yang terlihat kuat menjalani hidup dengan mudah. 

Di balik sikap tenang, mandiri, dan terlihat mampu menghadapi berbagai persoalan, bisa saja terdapat pengalaman panjang yang membentuk cara mereka berpikir, merasakan emosi, dan berhubungan dengan orang lain.

Pengalaman sulit dalam kehidupan memang dapat meninggalkan jejak yang berbeda pada setiap orang. 

Ada yang menjadi lebih tangguh dan mandiri, tetapi ada pula yang menjadi lebih waspada, sulit percaya, atau memilih membatasi lingkaran sosialnya. 

Penelitian dan pandangan para ahli yang dirangkum dalam artikel YourTango menunjukkan bahwa pengalaman berat dapat memengaruhi pola komunikasi, hubungan, serta mekanisme seseorang dalam menghadapi tekanan.

Namun perlu dipahami, tanda-tanda berikut bukan diagnosis psikologis dan tidak berarti setiap perempuan yang memiliki salah satu ciri pasti pernah mengalami trauma. Respons seseorang terhadap pengalaman hidup sangat individual.

Selengkapnya, inilah sepuluh tanda perempuan yang telah melalui banyak masa sulit menurut penelitian, mulai dari sulit percaya orang lain hingga lebih peka terhadap perubahan sikap dan menghargai hal-hal kecil.

1. Reaksinya terhadap Hal Kecil Terkadang Terlihat Tidak Proporsional

Salah satu tanda yang mungkin terlihat pada seseorang yang pernah melewati banyak pengalaman sulit adalah munculnya reaksi emosional yang tampak lebih besar daripada situasinya. 

Hal sederhana yang bagi orang lain terlihat biasa saja terkadang dapat memicu rasa takut, cemas, marah, atau kecewa yang jauh lebih kuat.

Menurut sumber YourTango, psikoterapis Ilene Strauss Cohen menjelaskan bahwa pengalaman masa lalu dapat menciptakan pemicu tertentu. 

Ketika pemicu tersebut muncul kembali dalam situasi yang berbeda, tubuh dan pikiran seseorang dapat memberikan respons yang intens meskipun kondisi saat ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya.

Inilah alasan mengapa seorang perempuan yang terlihat sangat tenang ketika menghadapi masalah besar justru bisa sangat sensitif terhadap persoalan kecil tertentu. 

Bukan berarti ia sengaja membesar-besarkan masalah, melainkan pengalaman sebelumnya mungkin membuat situasi tertentu terasa jauh lebih berat secara emosional.

Namun, tanda ini tidak boleh langsung digunakan untuk memberikan label kepada seseorang. 

Reaksi emosional yang kuat dapat memiliki banyak penyebab, mulai dari stres, kelelahan, tekanan pekerjaan, masalah hubungan, hingga pengalaman pribadi yang tidak diketahui orang lain.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore