Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 00.33 WIB

5 Tahapan Emosional yang Membuat Seseorang Makin Kuat Secara Mental Usai Berpisah

Ilustrasi orang yang kuat secara mental (freepik)

JawaPos.com - Kenali lima tahapan emosional yang membuat seseorang semakin kuat secara mental setelah berpisah. 

Tahapan emosional ini, biasanya dapat membantu seseorang menjadi lebih kuat secara mental, mulai dari menerima kenyataan hingga menemukan kembali jati diri.

Ya, berpisah dengan seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidup bukanlah pengalaman yang selalu mudah. 

Setelah hubungan berakhir, seseorang dapat merasakan berbagai emosi yang datang silih berganti, mulai dari sedih, kecewa, marah, bingung, hingga perlahan menemukan kembali ketenangan.

Namun, proses tersebut tidak hanya tentang melupakan mantan pasangan. Perpisahan juga dapat menjadi perjalanan emosional yang membantu seseorang mengenal dirinya sendiri dengan lebih baik, memahami kebutuhan dalam hubungan, serta membangun ketahanan mental.

Dirangkum dari laman YourTango, lima tahapan berikut tidak harus dialami semua orang dalam urutan yang sama. 

Proses pemulihan setiap individu tentu saja dapat berbeda, dan seseorang juga bisa kembali merasakan emosi yang sebelumnya dianggap sudah dilewati.

1. Mengakui Bahwa Hubungan Telah Berakhir

Tahap pertama biasanya dimulai ketika seseorang perlahan menerima kenyataan bahwa hubungan tersebut memang telah berakhir.

Pada awal perpisahan, pikiran mungkin masih dipenuhi pertanyaan seperti “mengapa ini terjadi?” atau “apakah hubungan ini masih bisa diselamatkan?”. 

Penolakan terhadap kenyataan merupakan respons yang dapat muncul ketika perubahan terasa terlalu berat untuk diterima.

Namun, proses penyembuhan mulai berkembang ketika seseorang berhenti berusaha mengubah sesuatu yang sudah tidak berada dalam kendalinya.

Menerima kenyataan bukan berarti menyukai keadaan tersebut. Artinya, seseorang mulai memahami bahwa kehidupan harus tetap berjalan meskipun hubungan yang dahulu dianggap penting sudah tidak lagi menjadi bagian dari keseharian.

Dari sinilah energi mental perlahan dapat dialihkan dari mempertahankan masa lalu menuju membangun kehidupan baru.

2. Membiarkan Diri Merasakan Kesedihan

Setelah menerima kenyataan, berbagai emosi mungkin muncul dengan lebih jelas. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore