
IFA Archipelago sendiri menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi modest fashion dan kecantikan-estetika dari berbagai daerah ke panggung yang lebih luas. (IST)
JawaPos.com – Dunia mode dan kecantikan memang dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui kekuataan mode dan kecantikan, kekayaan budaya Indonesia terus digaungkan lewat IFA Archipelago.
IFA Archipelago sendiri menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi modest fashion dan kecantikan-estetika dari berbagai daerah ke panggung yang lebih luas. Tentunya menonjolkan kekuatan budaya setiap daerah di Indonesia dengan kreativitas khas para desainer lokal.
Diungkapkan Dian Komalasary, Founder dan CEO IFA, ia percaya setiap daerah dan provinsi memiliki kekuatan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi yang layak mendapatkan panggung berskala nasional. Tentunya IFA Archipelago bisa jadi platform yang menampilkan karya terbaik anak bangsa sehingga dapat mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga:Ramalan Karier Zodiak Capricorn Selasa, 25 Agustus 2026: Waspadai Kerugian dan Kesalahan Kecil
Baginya, IFA Archipelago menjadi ruang kolaborasi bagi ekosistem besar. Ini melibatkan desainer, pelaku industri estetika, klinik kecantikan, brand skincare, wellness, hingga para profesional kreatif untuk saling bertumbuh, berinovasi, dan membuka peluang baru.
Perjalanan Pertama IFA Archipelago di Kalimantan Selatan
Banjarbaru, Kalimantan Selatan dipilih sebagai kota pertama penyelenggaraan IFA Archipelago. Kali ini, IFA Archipelago memang secara khusus memperkenalkan wastra Sasirangan, melalui interpretasi para desainer lokal maupun nasional dalam sentuhan yang modern dan berdaya saing.
Beberapa jenama kenamaan dan desainer yang ikut andil antara lain, VIVIZUBEDI, Si.Se.Sa, dan Ayu Dyah Andari tampil dalam Opening Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan karya dari Lia Soraya, Donna Prive, Arabellescarf, Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Khanaan, Motif Hawa, dan Buttonscarves.
Tentunya, kehadiran para desainer dan brand tersebut bukan hanya untuk memperkaya perspektif modest fashion. Tapi menjadi bagian dari upaya mempertemukan kekayaan budaya lokal dengan perkembangan fashion kontemporer.
Rangkaian IFA Archipelago Kalimantan Selatan tidak hanya menghadirkan fashion show dan exhibition, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pengembangan kapasitas bagi para pelaku industri. Salah satunya diwujudkan melalui workshop “Personal Branding” bersama Okky Asokawati, yang diikuti sekitar 100 perempuan yang memiliki semangat untuk terus berkembang dan berkarya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
