Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Agustus 2026 | 16.48 WIB

IFA Archipelago, Tonjolkan Kekayaan Budaya Indonesia Lewat Kolaborasi Mode dan Kecantikan-Estetika

IFA Archipelago sendiri menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi modest fashion dan kecantikan-estetika dari berbagai daerah ke panggung yang lebih luas. (IST) - Image

IFA Archipelago sendiri menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi modest fashion dan kecantikan-estetika dari berbagai daerah ke panggung yang lebih luas. (IST)

JawaPos.com – Dunia mode dan kecantikan memang dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui kekuataan mode dan kecantikan, kekayaan budaya Indonesia terus digaungkan lewat IFA Archipelago.

IFA Archipelago sendiri menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi modest fashion dan kecantikan-estetika dari berbagai daerah ke panggung yang lebih luas. Tentunya menonjolkan kekuatan budaya setiap daerah di Indonesia dengan kreativitas khas para desainer lokal.

Diungkapkan Dian Komalasary, Founder dan CEO IFA, ia percaya setiap daerah dan provinsi memiliki kekuatan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi yang layak mendapatkan panggung berskala nasional. Tentunya IFA Archipelago bisa jadi platform yang menampilkan karya terbaik anak bangsa sehingga dapat mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia secara berkelanjutan.

Baginya, IFA Archipelago menjadi ruang kolaborasi bagi ekosistem besar. Ini melibatkan desainer, pelaku industri estetika, klinik kecantikan, brand skincare, wellness, hingga para profesional kreatif untuk saling bertumbuh, berinovasi, dan membuka peluang baru.

Perjalanan Pertama IFA Archipelago di Kalimantan Selatan

Banjarbaru, Kalimantan Selatan dipilih sebagai kota pertama penyelenggaraan IFA Archipelago. Kali ini, IFA Archipelago memang secara khusus memperkenalkan wastra Sasirangan, melalui interpretasi para desainer lokal maupun nasional dalam sentuhan yang modern dan berdaya saing.

Beberapa jenama kenamaan dan desainer yang ikut andil antara lain, VIVIZUBEDI, Si.Se.Sa, dan Ayu Dyah Andari tampil dalam Opening Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan karya dari Lia Soraya, Donna Prive, Arabellescarf, Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Khanaan, Motif Hawa, dan Buttonscarves.

Tentunya, kehadiran para desainer dan brand tersebut bukan hanya untuk memperkaya perspektif modest fashion. Tapi menjadi bagian dari upaya mempertemukan kekayaan budaya lokal dengan perkembangan fashion kontemporer.

Rangkaian IFA Archipelago Kalimantan Selatan tidak hanya menghadirkan fashion show dan exhibition, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pengembangan kapasitas bagi para pelaku industri. Salah satunya diwujudkan melalui workshop “Personal Branding” bersama Okky Asokawati, yang diikuti sekitar 100 perempuan yang memiliki semangat untuk terus berkembang dan berkarya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore