
seseorang yang menarik perhatian di dating apps (Magnific/benzoix)
Masalahnya, banyak orang membuat profil dating apps secara asal-asalan. Memasang beberapa foto, menulis bio yang sangat singkat seperti “just ask”, lalu berharap orang lain tertarik. Padahal, dari sudut pandang psikologi, profil yang menarik bukan hanya tentang seberapa tampan atau cantik seseorang.
Ada banyak faktor psikologis yang memengaruhi bagaimana orang menilai seseorang hanya berdasarkan beberapa foto dan kalimat singkat.
Menariknya, Anda tidak harus terlihat sempurna untuk mendapatkan lebih banyak perhatian. Justru, profil yang mampu menunjukkan kepribadian, memberikan konteks, dan menciptakan rasa ingin tahu sering kali terasa lebih menarik karena membuat orang lain memiliki alasan untuk memulai percakapan.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (24/8), jika Anda ingin membuat profil dating apps yang lebih menarik perhatian, berikut 6 hal yang bisa dilakukan menurut prinsip-prinsip psikologi.
1. Gunakan Foto yang Membuat Orang Bisa Melihat Kepribadian Anda
Foto profil adalah hal pertama yang kemungkinan besar diperhatikan seseorang. Karena itu, jangan menganggap foto hanya sebagai cara untuk menunjukkan wajah.
Foto sebenarnya juga menjadi alat komunikasi nonverbal.
Dari ekspresi wajah, pakaian, lingkungan, hingga aktivitas yang dilakukan, orang lain bisa mendapatkan berbagai petunjuk mengenai kepribadian Anda.
Itulah sebabnya profil yang hanya berisi foto selfie dengan ekspresi dan sudut yang sama bisa terasa kurang memberikan informasi.
Cobalah menggunakan beberapa foto yang memiliki fungsi berbeda.
Foto pertama sebaiknya memperlihatkan wajah Anda dengan jelas dan memberikan kesan ramah. Setelah itu, Anda bisa menambahkan foto ketika melakukan aktivitas yang memang Anda sukai.
Misalnya, jika Anda senang mendaki, gunakan satu foto ketika berada di alam. Jika Anda menyukai memasak, foto ketika sedang membuat makanan bisa memberikan konteks tambahan. Jika Anda gemar membaca, Anda bisa menggunakan foto yang secara natural memperlihatkan minat tersebut.
Tujuannya bukan membuat profil terlihat seperti katalog kehidupan yang sempurna.
Tujuannya adalah memberikan “potongan-potongan informasi” tentang siapa diri Anda.
Secara psikologis, hal ini membantu orang lain membentuk gambaran yang lebih lengkap mengenai Anda.
Foto juga sebaiknya terlihat natural.
Bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan foto yang bagus. Justru sebaiknya gunakan foto terbaik Anda. Namun, hindari membuat seluruh profil terasa terlalu dibuat-buat atau seperti pemotretan profesional.
Seseorang mungkin tertarik karena penampilan, tetapi mereka biasanya membutuhkan alasan lain untuk merasa bahwa Anda adalah pribadi yang menarik untuk dikenal.
2. Jangan Membuat Bio Terlalu Umum
Salah satu kesalahan paling umum dalam dating apps adalah menggunakan bio yang sebenarnya bisa ditulis oleh hampir siapa saja.
Contohnya:
“Suka traveling, makan, nonton film, dan mencari seseorang yang serius.”
Tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut.
Namun, masalahnya adalah terlalu umum.
Hampir semua orang bisa mengatakan bahwa mereka suka makanan, film, musik, traveling, atau menghabiskan waktu bersama orang yang disukai.
Jika ingin lebih menarik, ubahlah informasi umum menjadi sesuatu yang lebih spesifik.
Daripada menulis:
“Suka traveling.”
Anda bisa menulis:
“Selalu tertarik mencoba tempat makan lokal setiap kali pergi ke kota baru.”
Daripada:
“Suka nonton film.”
Anda bisa menulis:
“Bisa diajak nonton film apa saja, kecuali film horor—karena setelahnya saya yang tidak bisa tidur.”
Perbedaannya kecil, tetapi dampaknya bisa besar.
Kalimat kedua memberikan bahan percakapan.
Orang lain bisa langsung bertanya:
“Kalau film favoritmu apa?”
Atau:
“Berarti kalau ke kota baru, hal pertama yang dicari tempat makan?”
Dengan kata lain, bio yang baik bukan sekadar menjelaskan siapa Anda.
Bio yang baik juga memberi orang lain pintu masuk untuk berbicara dengan Anda.
3. Tunjukkan Humor, Tetapi Jangan Berusaha Terlalu Keras
Humor merupakan salah satu cara yang efektif untuk membuat seseorang terasa lebih menyenangkan dan mudah didekati.
Namun, ada perbedaan antara terlihat memiliki selera humor dengan terlihat terlalu berusaha menjadi lucu.
Anda tidak perlu membuat bio seperti materi stand-up comedy.
Satu kalimat ringan yang menunjukkan karakter Anda terkadang sudah cukup.
Misalnya:
“Saya bisa memasak. Definisi ‘bisa memasak’ mungkin perlu kita bicarakan nanti.”
Atau:
“Saya mencari partner untuk mencoba restoran baru. Diet bisa dimulai hari Senin.”
Humor semacam ini memberikan kesan ringan dan membuka peluang percakapan.
Yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan humor yang merendahkan diri secara berlebihan.
Kalimat seperti:
“Tidak ada yang mau swipe kanan, tapi ya sudahlah.”
mungkin dimaksudkan sebagai candaan, tetapi dapat memberikan kesan kurang percaya diri.
Begitu pula dengan bio yang penuh dengan keluhan tentang dating apps, mantan pasangan, atau orang-orang yang pernah mengecewakan Anda.
Profil dating apps seharusnya menunjukkan apa yang Anda tawarkan dalam sebuah interaksi, bukan daftar pengalaman buruk Anda.
4. Berikan Sedikit Rasa Penasaran
Manusia pada dasarnya memiliki dorongan untuk mencari informasi yang belum lengkap.
Dalam konteks dating apps, Anda tidak perlu menceritakan seluruh kehidupan Anda di bio.
Justru, sisakan sedikit ruang agar orang lain memiliki alasan untuk bertanya.
Misalnya:
“Ada satu keputusan spontan yang pernah saya buat dan ternyata mengubah banyak hal dalam hidup saya. Ceritanya lebih menarik kalau diceritakan langsung.”
Atau:
“Punya satu makanan yang bisa saya makan berkali-kali tanpa bosan. Tebak apa?”
Kalimat seperti ini menciptakan curiosity gap, yaitu adanya informasi yang terasa belum lengkap sehingga orang terdorong untuk mengetahui jawabannya.
Tetapi jangan membuat rasa penasaran menjadi terlalu misterius.
Bio seperti:
“Kamu tidak akan pernah tahu siapa saya sebenarnya.”
justru bisa terasa tidak ramah.
Rasa penasaran yang efektif adalah rasa penasaran yang mengundang interaksi, bukan membuat orang merasa harus memecahkan teka-teki.
Cara sederhana untuk melakukannya adalah memberikan informasi sekitar 70–80 persen dan menyisakan sedikit ruang untuk percakapan.
Anda menunjukkan cukup banyak tentang diri Anda untuk membuat orang tertarik, tetapi tidak terlalu banyak sampai percakapan terasa tidak diperlukan.
5. Tampilkan Kehidupan yang Ingin Anda Bagikan, Bukan Kehidupan yang Ingin Anda Pamerkan
Ini salah satu hal yang sering dilupakan ketika seseorang membuat profil dating apps.
Ada perbedaan antara menunjukkan kehidupan Anda dan berusaha membuktikan bahwa hidup Anda lebih baik daripada orang lain.
Foto liburan, restoran bagus, acara tertentu, atau aktivitas menarik tentu boleh digunakan.
Tetapi jika seluruh profil hanya berisi simbol status, seseorang bisa mendapatkan kesan bahwa Anda lebih fokus pada citra daripada hubungan.
Sebaliknya, foto sederhana ketika Anda melakukan sesuatu yang benar-benar Anda nikmati bisa terasa jauh lebih personal.
Misalnya:
sedang bermain dengan hewan peliharaan,
memasak makanan,
berolahraga,
menikmati kopi,
berjalan-jalan,
menghadiri konser,
melakukan hobi,
atau menghabiskan waktu bersama teman.
Hal-hal tersebut memberikan gambaran mengenai seperti apa kehidupan bersama Anda nantinya.
Ini penting karena ketika seseorang mempertimbangkan pasangan, mereka tidak hanya menilai “apakah orang ini menarik?”
Mereka juga secara tidak sadar dapat mempertimbangkan:
“Apakah saya bisa membayangkan bersenang-senang bersama orang ini?”
Profil yang mampu membuat seseorang membayangkan pengalaman positif bersama Anda berpotensi terasa lebih menarik.
6. Buat Profil yang Memberikan Alasan untuk Mengirim Pesan
Kesalahan terakhir adalah membuat profil yang menarik tetapi tidak memberikan kesempatan untuk memulai percakapan.
Bayangkan seseorang melihat foto Anda, membaca bio, lalu berpikir:
“Menarik juga.”
Tetapi setelah itu mereka tidak tahu harus mengatakan apa.
Di sinilah Anda bisa memberikan conversation starter.
Misalnya:
“Saya sedang mencari rekomendasi tempat makan terbaik di kota ini. Kalau kamu punya satu pilihan, apa yang akan kamu rekomendasikan?”
Atau:
“Pilih satu: sunrise, sunset, atau malam minggu di rumah?”
Atau:
“Kalau kita harus memilih satu makanan untuk dimakan seumur hidup, kamu pilih apa?”
Pertanyaan sederhana seperti ini bisa mengurangi hambatan psikologis untuk memulai percakapan.
Seseorang tidak perlu berpikir terlalu lama untuk mencari kalimat pembuka.
Mereka sudah diberikan topik.
Dan semakin mudah seseorang membayangkan bagaimana sebuah percakapan akan dimulai, semakin rendah pula hambatan untuk mengirim pesan.
Jangan Berusaha Menjadi Orang Lain
Pada akhirnya, membuat profil dating apps lebih menarik bukan berarti Anda harus mengubah kepribadian atau menciptakan kehidupan yang sebenarnya tidak Anda jalani.
Justru, profil yang baik seharusnya membantu orang yang tepat mengenali Anda, bukan membuat semua orang menyukai Anda.
Anda tidak perlu terlihat sempurna.
Anda perlu terlihat nyata, menarik, ramah, dan memiliki kehidupan yang ingin Anda bagikan.
Karena itu, daripada hanya bertanya:
“Bagaimana agar lebih banyak orang menyukai profil saya?”
cobalah bertanya:
“Apakah profil saya sudah memberikan gambaran yang cukup tentang siapa saya dan seperti apa rasanya mengenal saya?”
Jika jawabannya belum, mulai dengan enam hal sederhana tadi.
Gunakan foto yang menunjukkan kepribadian. Buat bio lebih spesifik. Sisipkan humor secara natural. Berikan sedikit rasa penasaran. Tunjukkan kehidupan yang benar-benar Anda jalani. Dan yang paling penting, berikan orang lain alasan untuk memulai percakapan.
Pada akhirnya, tujuan dating apps bukan sekadar mendapatkan sebanyak mungkin match.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
