
ilustrasi orang yang malas. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com -- Rasa malas merupakan hal yang bisa dialami siapa saja. Dalam kondisi tertentu, seseorang mungkin kehilangan semangat untuk memulai pekerjaan, menunda tugas, atau memilih beristirahat meski masih memiliki banyak aktivitas yang harus diselesaikan.
Menunda pekerjaan sesekali sebenarnya bukan sesuatu yang aneh. Namun, jika kebiasaan tersebut terus berulang, berbagai tugas bisa menumpuk dan akhirnya membuat pekerjaan terasa semakin berat.
Rasa malas juga tidak selalu berarti seseorang tidak memiliki kemauan atau disiplin. Kondisi tersebut terkadang muncul karena jadwal yang terlalu padat, tujuan yang belum jelas, tekanan pikiran, hingga kelelahan fisik dan emosional.
Karena itu, mengubah kebiasaan tidak harus dilakukan secara drastis. Langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten justru dapat membantu seseorang kembali membangun ritme produktif.
Baca Juga:Ingin Cepat Menyelesaikan Tugas Setelah Diterima? Lakukan 7 Tips Sederhana Ini Menurut Psikologi
Dilansir dari English Jagran, berikut empat strategi yang dapat dicoba untuk mengurangi kebiasaan menunda dan menghadapi rasa malas.
Pekerjaan yang besar sering kali terasa melelahkan bahkan sebelum dimulai. Salah satu cara mengatasinya adalah membagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana.
Daripada memikirkan seluruh tugas sekaligus, tentukan satu bagian yang bisa diselesaikan terlebih dahulu. Setelah bagian pertama selesai, lanjutkan ke tahap berikutnya.
Cara ini membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Setiap tugas kecil yang berhasil diselesaikan juga dapat memberikan rasa puas dan mendorong seseorang untuk melanjutkan pekerjaan berikutnya.
Memulai pekerjaan sering menjadi tantangan terbesar. Karena itu, cobalah menggunakan aturan lima menit.
Caranya cukup sederhana. Tentukan satu pekerjaan yang ingin diselesaikan, kemudian berkomitmen untuk mengerjakannya hanya selama lima menit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022