
Ilustrasi menjaga kesehatan kulit wajah. (Plymouth Meeting Dermatology)
JawaPos.com - Treatment wajah tidak seharusnya dipilih hanya karena sedang populer. Kondisi kulit, struktur wajah, riwayat perawatan, hingga risiko pigmentasi, perlu diperiksa lebih dulu agar sesuai kebutuhan dan tidak memicu masalah kulit baru.
Hal itu terlihat dari hasil konsultasi terhadap lebih dari 1.000 konsumen sebuah klinik estetika berstandar Korea di Jakarta sejak mulai beroperasi pada Mei 2026.
Dari pemeriksaan tersebut, lingkar mata gelap menjadi keluhan kulit yang paling sering ditemukan dengan porsi 25 persen, diikuti pigmentasi 24 persen, pori-pori membesar 22 persen, dan kerutan 16 persen.
Temuan ini menunjukkan bahwa satu jenis treatment belum tentu cocok untuk semua orang, bahkan ketika keluhan yang disampaikan terlihat serupa.
Perbedaan kadar melanin, paparan sinar ultraviolet, kelembapan, polusi, kondisi skin barrier, hingga gaya hidup dapat memengaruhi respons kulit terhadap prosedur estetika.
Karena itu, penerapan standar estetika Korea di Indonesia perlu disertai penyesuaian.
Baca Juga:Pasangan yang Kehilangan Gairah Psikologi Cinta Meski Punya Hobi Sama Ternyata Punya 9 Kebiasaan Ini
Modifikasi dapat mencakup jenis treatment wajah, pengaturan perangkat, intensitas energi, kombinasi dan urutan prosedur, hingga perawatan setelah tindakan.
“Standar Korea bagi kami bukan berarti membawa treatment dari Korea lalu menerapkannya dengan cara yang sama kepada setiap pasien. Sistem konsultasi dan prinsip klinisnya tetap mengacu pada praktik estetika Korea, tetapi keputusan treatment harus didasarkan pada kondisi kulit, struktur wajah, gaya hidup, dan tujuan masing-masing pasien,” ujar Tina Yura Hsu, Founder dan CEO OORA Skinlabs.
Fenomena lain yang ditemukan dari proses konsultasi adalah adanya jarak antara treatment yang diinginkan konsumen dan kondisi kulit yang sebenarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022