Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2026 | 03.04 WIB

Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Treatment Estetika Wajah Perlu Disesuaikan

Ilustrasi menjaga kesehatan kulit wajah. (Plymouth Meeting Dermatology) - Image

Ilustrasi menjaga kesehatan kulit wajah. (Plymouth Meeting Dermatology)

JawaPos.com - Treatment wajah tidak seharusnya dipilih hanya karena sedang populer. Kondisi kulit, struktur wajah, riwayat perawatan, hingga risiko pigmentasi, perlu diperiksa lebih dulu agar sesuai kebutuhan dan tidak memicu masalah kulit baru.

Hal itu terlihat dari hasil konsultasi terhadap lebih dari 1.000 konsumen sebuah klinik estetika berstandar Korea di Jakarta sejak mulai beroperasi pada Mei 2026.

Dari pemeriksaan tersebut, lingkar mata gelap menjadi keluhan kulit yang paling sering ditemukan dengan porsi 25 persen, diikuti pigmentasi 24 persen, pori-pori membesar 22 persen, dan kerutan 16 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa satu jenis treatment belum tentu cocok untuk semua orang, bahkan ketika keluhan yang disampaikan terlihat serupa.

Perbedaan kadar melanin, paparan sinar ultraviolet, kelembapan, polusi, kondisi skin barrier, hingga gaya hidup dapat memengaruhi respons kulit terhadap prosedur estetika.

Karena itu, penerapan standar estetika Korea di Indonesia perlu disertai penyesuaian.

Modifikasi dapat mencakup jenis treatment wajah, pengaturan perangkat, intensitas energi, kombinasi dan urutan prosedur, hingga perawatan setelah tindakan.

“Standar Korea bagi kami bukan berarti membawa treatment dari Korea lalu menerapkannya dengan cara yang sama kepada setiap pasien. Sistem konsultasi dan prinsip klinisnya tetap mengacu pada praktik estetika Korea, tetapi keputusan treatment harus didasarkan pada kondisi kulit, struktur wajah, gaya hidup, dan tujuan masing-masing pasien,” ujar Tina Yura Hsu, Founder dan CEO OORA Skinlabs.

Treatment yang Viral Belum Tentu Dibutuhkan

Fenomena lain yang ditemukan dari proses konsultasi adalah adanya jarak antara treatment yang diinginkan konsumen dan kondisi kulit yang sebenarnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore