Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Agustus 2026 | 03.53 WIB

Jika Anda Sedang di Tengah Kesulitan untuk Berkembang, Coba Bacalah 7 Buku Ini Menurut Psikologi

seseorang yang membaca buku yang membuatnya berkembang. (Magnific)

 

 
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa hidup seperti berjalan di tempat? Sudah bekerja keras, mencoba berbagai cara, tetapi hasilnya tidak kunjung berubah. Semangat yang dulu membara perlahan memudar, rasa percaya diri menurun, dan setiap langkah terasa lebih berat dari sebelumnya.
 
Perasaan seperti ini sebenarnya sangat umum terjadi. Dalam psikologi, kondisi tersebut sering dikaitkan dengan fixed mindset, kelelahan mental, stres berkepanjangan, hingga kurangnya keyakinan bahwa diri mampu berubah (self-efficacy). Ketika seseorang terus mengalami kegagalan atau hambatan, otak cenderung membentuk pola pikir negatif yang membuat seseorang semakin sulit mengambil tindakan.

Kabar baiknya, pola pikir bukanlah sesuatu yang permanen. Otak manusia memiliki kemampuan yang disebut neuroplastisitas, yaitu kemampuan untuk membentuk koneksi baru melalui pengalaman, pembelajaran, dan kebiasaan. Salah satu cara sederhana namun efektif untuk memicu perubahan tersebut adalah dengan membaca buku yang tepat.

Buku tidak akan mengubah hidup Anda dalam semalam. Namun, buku dapat mengubah cara Anda berpikir, dan perubahan cara berpikir sering kali menjadi awal dari perubahan hidup yang nyata.

Dilansir dari Psychology Today pada Jumat (7/8), terdapat tujuh buku yang direkomendasikan karena memiliki dasar psikologis yang kuat dalam membantu seseorang berkembang.

1. Mindset – Carol S. Dweck

Buku ini menjelaskan konsep growth mindset dan fixed mindset. Menurut Carol Dweck, banyak orang gagal berkembang bukan karena kurang cerdas atau kurang berbakat, melainkan karena percaya bahwa kemampuan mereka tidak bisa berubah.

Seseorang dengan fixed mindset cenderung menghindari tantangan karena takut gagal. Sebaliknya, orang dengan growth mindset melihat kegagalan sebagai proses belajar.

Penelitian Dweck menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan untuk berkembang dapat meningkatkan motivasi, ketekunan, dan performa dalam berbagai bidang kehidupan.

Pelajaran utama:

Jangan takut gagal.
Fokus pada proses, bukan hanya hasil.
Kemampuan berkembang melalui latihan yang konsisten.
2. Atomic Habits – James Clear

Psikologi perilaku menjelaskan bahwa kehidupan kita sebagian besar dibentuk oleh kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

James Clear menunjukkan bahwa perubahan besar tidak selalu berasal dari langkah besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Alih-alih mengejar motivasi yang naik turun, buku ini mengajarkan cara membangun sistem yang membuat perilaku baik menjadi lebih mudah dilakukan.

Pelajaran utama:

Perubahan 1% setiap hari menghasilkan dampak besar dalam jangka panjang.
Identitas lebih penting daripada target.
Lingkungan sangat memengaruhi perilaku.
3. The Power of Now – Eckhart Tolle

Banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa kecemasan sering muncul karena pikiran terlalu fokus pada masa depan, sedangkan penyesalan berasal dari masa lalu.

Buku ini mengajak pembaca untuk melatih kesadaran terhadap momen saat ini (mindfulness). Dengan lebih hadir pada saat ini, seseorang dapat mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan menikmati hidup dengan lebih tenang.

Pelajaran utama:

Tidak semua pikiran harus dipercaya.
Belajar menerima keadaan saat ini.
Hadir sepenuhnya dalam setiap aktivitas.
4. The 7 Habits of Highly Effective People – Stephen R. Covey

Buku klasik ini membahas bagaimana karakter dan kebiasaan membentuk kehidupan seseorang.

Covey menekankan bahwa kesuksesan jangka panjang bukan hanya soal produktivitas, tetapi juga tentang integritas, tanggung jawab, dan kemampuan membangun hubungan dengan orang lain.

Dalam psikologi, kemampuan mengendalikan diri dan berpikir jangka panjang merupakan faktor penting dalam mencapai keberhasilan.

Pelajaran utama:

Jadilah proaktif.
Mulailah dengan tujuan akhir.
Dahulukan hal yang paling penting.
5. Man's Search for Meaning – Viktor E. Frankl

Viktor Frankl adalah seorang psikiater yang selamat dari kamp konsentrasi Nazi.

Melalui pengalaman hidupnya, ia menunjukkan bahwa manusia mampu bertahan menghadapi penderitaan selama masih memiliki makna dalam hidup.

Teori logoterapi yang dikembangkan Frankl menjelaskan bahwa pencarian makna merupakan kebutuhan psikologis yang sangat mendasar.

Pelajaran utama:

Hidup tidak selalu mudah.
Kita tidak selalu bisa mengendalikan keadaan.
Namun kita selalu bisa memilih sikap terhadap keadaan tersebut.
6. The Happiness Trap – Russ Harris

Banyak orang berpikir bahwa mereka harus menghilangkan pikiran negatif agar bisa bahagia.

Psikologi modern melalui Acceptance and Commitment Therapy (ACT) justru menunjukkan bahwa menerima keberadaan emosi negatif sering kali lebih efektif daripada melawannya.

Buku ini mengajarkan bagaimana tetap bertindak sesuai nilai hidup meskipun sedang mengalami rasa takut, cemas, atau sedih.

Pelajaran utama:

Emosi negatif adalah bagian normal dari kehidupan.
Jangan menunggu merasa siap untuk mulai bertindak.
Fokus pada tindakan yang selaras dengan nilai hidup Anda.
7. Grit – Angela Duckworth

Mengapa ada orang yang terus berhasil meskipun bukan yang paling berbakat?

Angela Duckworth menjelaskan bahwa faktor yang paling menentukan sering kali bukan kecerdasan, melainkan grit, yaitu kombinasi antara ketekunan dan konsistensi dalam mengejar tujuan jangka panjang.

Penelitian dalam buku ini menunjukkan bahwa kegigihan memiliki hubungan yang kuat dengan prestasi di sekolah, dunia kerja, hingga olahraga.

Pelajaran utama:

Konsisten lebih penting daripada sesekali bekerja sangat keras.
Jangan mudah menyerah ketika hasil belum terlihat.
Kesuksesan adalah permainan jangka panjang.
Apa Kata Psikologi?

Psikologi menunjukkan bahwa perubahan besar biasanya dimulai dari perubahan cara berpikir (cognitive restructuring). Ketika seseorang mulai memiliki keyakinan bahwa dirinya mampu berkembang, membangun kebiasaan positif, menerima emosi dengan sehat, dan menemukan makna hidup, peluang untuk mencapai perkembangan pribadi akan meningkat secara signifikan.

Membaca buku-buku di atas bukan sekadar menambah pengetahuan. Proses membaca dapat memperluas perspektif, mengurangi bias berpikir negatif, meningkatkan kemampuan refleksi diri, serta memberikan strategi praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, penting untuk diingat bahwa membaca hanyalah langkah awal. Perubahan yang nyata terjadi ketika pengetahuan tersebut diterjemahkan menjadi tindakan yang dilakukan secara konsisten.

Penutup

Jika saat ini Anda merasa sedang berada di titik terendah, jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa Anda gagal. Bisa jadi, Anda hanya membutuhkan sudut pandang yang berbeda untuk melihat masalah yang sama.

Mulailah dengan satu buku. Bacalah perlahan. Terapkan satu pelajaran kecil setiap hari. Seiring waktu, perubahan kecil tersebut akan membentuk kebiasaan baru, pola pikir baru, dan versi diri yang lebih kuat.

Karena pada akhirnya, berkembang bukan tentang berubah dalam semalam. Berkembang adalah tentang menjadi sedikit lebih baik dibandingkan diri Anda kemarin, lalu mengulanginya setiap hari.***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore