seseorang yang bahagia bersama hewan peliharaan. (Magnific)
Dilansir dari Psychology Today pada Kamis (6/8), berbagai penelitian psikologi menunjukkan bahwa interaksi dengan hewan peliharaan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membantu mengurangi stres, meningkatkan rasa bahagia, hingga memperkuat hubungan sosial. Tidak heran jika terapi dengan bantuan hewan (animal-assisted therapy) kini banyak digunakan untuk membantu pasien yang mengalami gangguan kecemasan, depresi, maupun trauma.
Lalu, bagaimana sebenarnya hewan peliharaan bisa membuat hidup seseorang lebih bahagia? Berikut penjelasannya berdasarkan sudut pandang psikologi.
1. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Salah satu manfaat psikologis yang paling banyak diteliti adalah kemampuan hewan peliharaan dalam menurunkan tingkat stres. Saat seseorang mengelus bulu kucing atau bermain dengan anjing, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin, yaitu hormon yang berkaitan dengan rasa nyaman dan kasih sayang.
Pada saat yang sama, kadar hormon kortisol yang menjadi penyebab stres cenderung menurun. Kombinasi kedua proses tersebut membuat seseorang merasa lebih tenang, rileks, dan mampu menghadapi tekanan hidup dengan lebih baik.
Bahkan, hanya melihat ikan berenang di akuarium pun terbukti dapat memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang.
2. Mengurangi Rasa Kesepian
Kesepian merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesehatan mental. Hewan peliharaan dapat menjadi teman yang selalu hadir tanpa menghakimi. Mereka memberikan perhatian, kasih sayang, dan rutinitas interaksi yang membantu pemiliknya merasa tidak sendirian.
Bagi orang yang tinggal sendiri, lansia, atau mereka yang jauh dari keluarga, kehadiran hewan peliharaan sering kali menjadi sumber kenyamanan emosional yang sangat berarti.
Meski hewan tidak dapat berbicara seperti manusia, mereka mampu menunjukkan kasih sayang melalui bahasa tubuh, tatapan, maupun perilaku yang membuat pemilik merasa dihargai dan dicintai.
3. Meningkatkan Produksi Hormon Bahagia
Dalam psikologi dan ilmu saraf, interaksi positif dengan hewan diketahui dapat merangsang produksi beberapa hormon yang berkaitan dengan kebahagiaan, seperti:
Oksitosin, yang meningkatkan rasa percaya dan kedekatan.
Dopamin, yang berhubungan dengan rasa senang dan motivasi.
Serotonin, yang membantu menjaga suasana hati tetap stabil.
Endorfin, yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami dan meningkatkan perasaan bahagia.
Karena itu, banyak pemilik hewan mengaku suasana hati mereka menjadi lebih baik setelah bermain atau menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan.
4. Membantu Membangun Rutinitas yang Sehat
Memelihara hewan berarti memiliki tanggung jawab setiap hari, mulai dari memberi makan, membersihkan kandang, mengajak berjalan-jalan, hingga memperhatikan kesehatannya.
Rutinitas tersebut membantu seseorang memiliki jadwal harian yang lebih teratur. Dalam psikologi, rutinitas yang konsisten sangat penting untuk menjaga kesehatan mental karena memberikan rasa stabilitas dan tujuan hidup.
Bagi individu yang sedang mengalami depresi ringan, memiliki alasan untuk bangun pagi demi merawat hewan peliharaan dapat menjadi langkah kecil yang sangat bermakna dalam proses pemulihan.
5. Mendorong Aktivitas Fisik
Pemilik anjing biasanya harus mengajak peliharaannya berjalan-jalan setiap hari. Aktivitas sederhana ini ternyata memberikan manfaat ganda.
Selain menjaga kesehatan tubuh, olahraga ringan dapat meningkatkan produksi endorfin yang membantu memperbaiki suasana hati. Bahkan pemilik kucing atau kelinci pun cenderung lebih aktif saat bermain dengan hewan peliharaan mereka dibandingkan jika hanya duduk sepanjang hari.
Aktivitas fisik yang rutin juga diketahui dapat mengurangi risiko depresi, meningkatkan kualitas tidur, dan membuat tubuh terasa lebih bugar.
6. Membantu Meningkatkan Interaksi Sosial
Hewan peliharaan sering kali menjadi "jembatan" untuk memulai percakapan dengan orang lain. Misalnya, saat membawa anjing berjalan-jalan di taman atau membagikan foto hewan peliharaan di media sosial, seseorang lebih mudah menjalin komunikasi dengan orang yang memiliki minat serupa.
Dalam psikologi sosial, kesamaan minat merupakan salah satu faktor yang mempercepat terbentuknya hubungan interpersonal.
Komunitas pecinta hewan juga dapat menjadi tempat berbagi pengalaman, memperoleh dukungan emosional, dan memperluas jaringan pertemanan.
7. Memberikan Makna dan Rasa Memiliki
Merawat makhluk hidup memberikan perasaan bahwa seseorang dibutuhkan. Rasa memiliki tujuan ini merupakan salah satu faktor penting dalam kesejahteraan psikologis.
Ketika seekor hewan menyambut pemiliknya di depan pintu atau menunjukkan ekspresi gembira saat bertemu, hal tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri.
Psikolog menyebut pengalaman ini sebagai bentuk hubungan emosional yang sehat karena melibatkan kasih sayang, tanggung jawab, dan kepedulian tanpa syarat.
Hal yang Perlu Diingat
Meskipun memiliki banyak manfaat psikologis, memelihara hewan juga membutuhkan komitmen yang besar. Sebelum memutuskan untuk mengadopsi hewan peliharaan, pertimbangkan beberapa hal berikut:
Pastikan memiliki waktu yang cukup untuk merawatnya.
Siapkan biaya untuk makanan, perawatan, dan pemeriksaan kesehatan.
Pilih jenis hewan yang sesuai dengan gaya hidup dan kondisi tempat tinggal.
Perlakukan hewan dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab.
Hewan peliharaan bukan sekadar hiburan, melainkan makhluk hidup yang membutuhkan perhatian sepanjang hidupnya.
Kesimpulan
Dari sudut pandang psikologi, hewan peliharaan memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar teman bermain. Mereka mampu membantu mengurangi stres, mengatasi kesepian, meningkatkan hormon kebahagiaan, membangun rutinitas yang sehat, mendorong aktivitas fisik, memperluas interaksi sosial, serta memberikan rasa memiliki dan tujuan hidup.
Meski demikian, manfaat tersebut akan terasa optimal apabila pemilik benar-benar berkomitmen untuk merawat hewan dengan baik. Hubungan yang penuh kasih sayang antara manusia dan hewan menciptakan ikatan emosional yang saling menguntungkan, sehingga keduanya dapat hidup lebih sehat dan bahagia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
