Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 05.23 WIB

Bukan Sekadar Bikin Gemuk, Ini 4 Risiko Minuman Manis bagi Kesehatan Jangka Panjang

ilustrasi minuman manis. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Minuman manis menjadi salah satu pilihan favorit banyak orang karena rasanya yang menyegarkan dan mudah ditemukan dalam berbagai kesempatan.

Mulai dari minuman kemasan, kopi dengan tambahan gula, teh manis, hingga minuman kekinian sering dikonsumsi tanpa menyadari jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh.

Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih dari minuman dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Tidak hanya berkaitan dengan peningkatan berat badan, kebiasaan ini juga dapat memengaruhi metabolisme, fungsi organ, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis.

Dilansir dari NDTV, berikut beberapa bahaya terlalu sering mengonsumsi minuman manis serta cara sederhana untuk mengurangi kebiasaan tersebut.

1. Meningkatkan Risiko Berat Badan Berlebih

Minuman dengan kandungan gula tinggi berbeda dengan makanan padat karena tidak memberikan rasa kenyang yang sama.

Ketika tubuh menerima kalori dalam bentuk gula cair, otak cenderung tidak menganggapnya sebagai asupan makanan yang cukup. Akibatnya, seseorang tetap merasa lapar dan berpotensi mengonsumsi kalori lebih banyak sepanjang hari.

Jika berlangsung terus-menerus, kelebihan energi tersebut dapat disimpan sebagai lemak tubuh, terutama di area perut. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme.

Bahkan konsumsi satu kaleng minuman bersoda secara rutin dapat memberikan tambahan kalori yang berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.

2. Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Kandungan gula tambahan yang tinggi dalam minuman manis dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat.

Kondisi tersebut membuat tubuh harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan insulin guna mengendalikan kadar glukosa.

Apabila terjadi dalam jangka panjang, respons insulin tubuh dapat menurun dan memicu terjadinya resistensi insulin, yang merupakan salah satu tanda awal diabetes tipe 2.

Selain meningkatkan risiko diabetes, kebiasaan mengonsumsi minuman manis setiap hari juga dikaitkan dengan kemungkinan munculnya komplikasi kesehatan yang lebih serius.

3. Mengganggu Kesehatan Jantung

Dampak minuman manis tidak hanya berkaitan dengan berat badan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan jantung.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore