Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2026 | 15.36 WIB

Saat Udara Dingin Menjadi Kemewahan, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental 

Ilustrasi perubahan iklim (pinterest) - Image

Ilustrasi perubahan iklim (pinterest)


JawaPos.com - Gelombang panas yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim membuat udara sejuk menjadi kebutuhan penting, bukan lagi sekadar kenyamanan.

Namun menurut ulasan terbaru di Psychology Today, kemampuan untuk tetap berada di lingkungan yang sejuk kini mulai menyerupai sebuah kemewahan, karena tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap pendingin ruangan atau tempat berlindung dari suhu ekstrem.

Ketimpangan terlihat dari berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi, kualitas tempat tinggal, hingga lingkungan tempat seseorang tinggal.

Mereka yang memiliki penghasilan lebih tinggi umumnya lebih mudah memasang dan mengoperasikan pendingin ruangan, sementara kelompok berpenghasilan rendah sering kali harus bertahan di rumah yang lebih panas atau membatasi penggunaan listrik demi menghemat biaya.

Dampaknya bukan hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga secara psikologis. Paparan suhu yang tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan tingkat stres, memicu kelelahan, mengganggu kualitas tidur, serta menurunkan konsentrasi dan produktivitas.

Dalam beberapa penelitian, cuaca panas juga dikaitkan dengan meningkatnya emosi negatif dan risiko gangguan kesehatan mental, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan individu dengan kondisi medis tertentu.

Perubahan iklim memperbesar kesenjangan sosial. Saat sebagian orang dapat bekerja, beristirahat, dan beraktivitas di ruangan berpendingin udara, sebagian lainnya harus menghadapi suhu ekstrem tanpa perlindungan yang memadai. Perbedaan akses ini dapat memengaruhi kualitas hidup, kesehatan, bahkan peluang ekonomi masyarakat.

Menghadapi gelombang panas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga memerlukan dukungan kebijakan publik.

Penyediaan ruang pendingin umum, pembangunan lingkungan yang lebih hijau, serta akses energi yang terjangkau menjadi langkah penting untuk memastikan setiap orang dapat terlindungi dari dampak suhu ekstrem.

Di tengah perubahan iklim yang terus berlangsung, kemampuan untuk tetap sejuk semakin dipandang sebagai kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dinikmati oleh semua orang, bukan hanya mereka yang mampu.

 
 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore