
Ilustrasi perubahan iklim (pinterest)
JawaPos.com - Gelombang panas yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim membuat udara sejuk menjadi kebutuhan penting, bukan lagi sekadar kenyamanan.
Namun menurut ulasan terbaru di Psychology Today, kemampuan untuk tetap berada di lingkungan yang sejuk kini mulai menyerupai sebuah kemewahan, karena tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap pendingin ruangan atau tempat berlindung dari suhu ekstrem.
Ketimpangan terlihat dari berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi, kualitas tempat tinggal, hingga lingkungan tempat seseorang tinggal.
Mereka yang memiliki penghasilan lebih tinggi umumnya lebih mudah memasang dan mengoperasikan pendingin ruangan, sementara kelompok berpenghasilan rendah sering kali harus bertahan di rumah yang lebih panas atau membatasi penggunaan listrik demi menghemat biaya.
Dampaknya bukan hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga secara psikologis. Paparan suhu yang tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan tingkat stres, memicu kelelahan, mengganggu kualitas tidur, serta menurunkan konsentrasi dan produktivitas.
Dalam beberapa penelitian, cuaca panas juga dikaitkan dengan meningkatnya emosi negatif dan risiko gangguan kesehatan mental, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan individu dengan kondisi medis tertentu.
Perubahan iklim memperbesar kesenjangan sosial. Saat sebagian orang dapat bekerja, beristirahat, dan beraktivitas di ruangan berpendingin udara, sebagian lainnya harus menghadapi suhu ekstrem tanpa perlindungan yang memadai. Perbedaan akses ini dapat memengaruhi kualitas hidup, kesehatan, bahkan peluang ekonomi masyarakat.
Menghadapi gelombang panas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga memerlukan dukungan kebijakan publik.
Penyediaan ruang pendingin umum, pembangunan lingkungan yang lebih hijau, serta akses energi yang terjangkau menjadi langkah penting untuk memastikan setiap orang dapat terlindungi dari dampak suhu ekstrem.
Di tengah perubahan iklim yang terus berlangsung, kemampuan untuk tetap sejuk semakin dipandang sebagai kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dinikmati oleh semua orang, bukan hanya mereka yang mampu.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
