
Ilustrasi workaholic bekerja. (Pinterest)
JawaPos.com - Workaholic atau orang yang sangat kecanduan bekerja sering dianggap sebagai karyawan ideal karena dikenal rajin, disiplin, dan produktif.
Namun, sebuah ulasan terbaru di Psychology Today mengungkap bahwa kebiasaan bekerja secara berlebihan justru tidak selalu membuat seseorang menjadi tim yang baik. Dalam banyak situasi, fokus yang terlalu besar pada pekerjaan pribadi dapat menghambat kolaborasi dengan rekan satu tim.
Workaholic cenderung memiliki dorongan kuat untuk menyelesaikan segala sesuatu sendiri. Mereka sering kali kesulitan mendelegasikan tugas karena merasa hasil terbaik hanya bisa dicapai jika dikerjakan secara mandiri. Akibatnya, anggota tim lain bisa merasa kurang dipercaya atau kehilangan kesempatan untuk berkontribusi secara maksimal.
Sikap tersebut juga berpotensi memengaruhi komunikasi di tempat kerja. Individu yang terlalu berorientasi pada pekerjaan sering kali lebih fokus mengejar target dibanding membangun hubungan dengan rekan kerja.
Padahal, kerja tim yang efektif membutuhkan kemampuan mendengarkan, berbagi informasi, serta menghargai perspektif orang lain, bukan sekadar menyelesaikan tugas secepat mungkin.
Selain itu, workaholic kerap menetapkan standar yang sangat tinggi bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Ketika rekan kerja tidak mampu mengikuti ritme atau ekspektasi tersebut, konflik dapat muncul.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan antartim, meningkatkan stres, dan mengurangi efektivitas kolaborasi meskipun hasil kerja individu terlihat sangat baik.
Para ahli menekankan bahwa menjadi produktif bukan berarti harus bekerja tanpa henti. Organisasi justru membutuhkan individu yang mampu menyeimbangkan pencapaian pribadi dengan keberhasilan tim.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
