Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 03.05 WIB

8 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Membuat Rambut Anda Lebih Sehat, Menurut Saran dari Ahli

Ilustrasi perawatan rambut sehat (Freepik)

 


Deskripsi: Delapan kebiasaan harian yang membuat rambut lebih sehat, disarankan ahli.

JawaPos.com - Ingin rambut terlihat cantik dan sehat? Mulailah dengan memerhatikan kebiasaan sehari-hari Anda.

Apakah Anda menerapkan kebiasaan baik yang disarankan ahli untuk menjaga kesehatan rambut?.
 
Dilansir JawaPos.com dari realsimple pada Jumat (17/7), berikut ini delapan kebiasaan sehari-hari yang membuat rambut Anda lebih sehat, disarankan ahli.

1. Sisir Rambut Setiap Hari

Selain berfungsi merapikan dan menata rambut, menyisir rambut ternyata baik untuk merangsang sirkulasi ke kulit kepala dan mendukung lingkungan yang sehat untuk pertumbuhan rambut, jelas Kristina Collins, M.D., seorang dokter kulit bersertifikat serta dermatologi bedah dan kosmetik di Austin, Texas.

Collins juga mengungkapkan bahwa kebiasaan menyisir rambut juga membantu mengangkat sel kulit mati, minyak berlebih, dan penumpukan produk di kulit kepala seiring waktu.

Tapi, lakukan dengan lembut dan gunakan sisir yang tidak menarik rambut Anda, misalnya sisir yang bergigi lebar atau sikat lembut.

Sisirlah rambut tepat sebelum keramas atau saat mandi, karena membantu untuk menghilangkan penumpukan kotoran dan mendistribusikan minyak alami kulit kepala ke seluruh batang rambut.

Menyisir rambut dengan lembut saat rambut basah dan diberi kondisioner juga disarankan Collins, karena kondisioner memberikan daya luncur yang membantu meminimalisir gesekan dan kerusakan.

2. Gunakan Sampo dan Kondisioner dengan Benar


Sampo dan kondisioner memiliki kegunaan yang berbeda. Dengan demikian, penggunaannya pun berbeda, itulah kata Alan Bauman, MD, seorang spesialis restorasi rambut bersertifikat di Boca Raton, Florida.

Sampo membersihkan kulit kepala, jadi, hanya boleh diaplikasikan ke area kulit kepala menggunakan ujung jari.

Bauman mengatakan, tidak perlu menggosok sampo sampai ke ujung rambut.
 
Busa encer yang terbilas di sepanjang rambut sudah lebih dari cukup untuk membersihkan bagian tengah dan ujung rambut.

Sementara itu, kondisioner hanya boleh diaplikasikan pada bagian tengah dan ujung rambut, kecuali kondisioner yang diformulasikan khusus untuk kulit kepala.

3. Bilas dengan Air Hangat

Menggunakan air panas untuk bilas rambut dapat merusak kutikula dan menghilangkan minyak alami yang membuat rambut lebih rentan terhadap kerusakan.

Collins juga mengungkapkan kalau air panas dapat memperburuk iritasi kulit kepala pada orang yang rentan terhadap ketombe, eksim, atau sensitivitas.

Sementara itu, air yang lebih dingin saat bilasan terakhir dapat membantu menghaluskan kutikula dan meningkatkan kilau.

4. Keringkan Rambut dengan Lembut

Ketahuilah bahwa menggosok dengan keras saat rambut basah akan merusak kutikula yang menyebabkan rambut kusut, mudah terbelit, dan patah.

Jadi, Collins menyarankan untuk menepuk-nepuk atau memeras air berlebih dari rambut secara perlahan.

Collins juga merekomendasikan penggunaan handuk microfiber ringan yang menghasilkan gesekan lebih sedikit daripada handuk katun tebal yang dapat menyebabkan kerusakan seiring waktu.

5. Lindungi Kepala dari Sinar Matahari


Bauman menjelaskan bahwa paparan UV menjadi salah satu faktor stres lingkungan yang berkontribusi terhadap kerusakan rambut dan kulit kepala sama halnya dengan merokok, polusi, dan paparan kimia.

Sinar UV merusak protein dan pigmen melanin pada batang rambut sehingga rambut menjadi kering, rapuh, pudar, dan seperti jerami.

Terlebih untuk kulit kepala yang tersusun dari sel-sel hidup. Sinar UV menghasilkan stres oksidatif dan peradangan ringan pada folikel di kulit kepala dan garis belahan rambut.

Jadi, kenakan topi, menghindari sinar matahari pada jam-jam puncak, atau gunakan produk yang menawarkan perlindungan UV.

6. Konsumsi Nutrisi yang Tepat

Kedua ahli sepakat kalau apa yang Anda makan memengaruhi kesehatan rambut.

Bauman menjelaskan bahwa batang rambut terbuat dari keratin, jika Anda tidak mendapatkan cukup protein berkualitas tinggi, maka folikel rambut tidak memiliki bahan baku untuk menghasilkan serat yang kuat dan tebal.

Alhasil, tubuh pun mengurangi prioritas pertumbuhan rambut demi bertahan hidup.

Jadi, Bauman menyarankan untuk memasukkan protein, seperti telur, ikan, tahu, ayam, dan yoghurt ke dalam menu harian Anda.

Nutrisi lain yang penting adalah asam lemak Omega-3, zat besi, seng, Vitamin D dan B.

7. Hindari Kuncir Rambut yang Ketat


Collins menyarankan Anda untuk melonggarkan sanggul atau kuncir rambut yang ketat, karena ketegangan kronis menyebabkan alopecia traksi.

Jadi, Collins merekomendasikan untuk menggunakan ikat rambut berbahan kain lembut atau ikat rambut sutra karena mengurangi ketegangan dan gesekan pada batang rambut.

8. Merawat Rambut Semalaman

Terakhir, Collins menyarankan untuk mengeringkan rambut sebelum tidur, karena rambut yang basah itu rapuh dan mudah patah.

Collins menyarankan untuk menggunakan sarung bantal sutra atau satin untuk mengurangi gesekan pada rambut.***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore