Ilustrasi, orang yang tidak dapat dipercaya. (Magnific)
JawaPos.com - Anda mungkin selalu berharap semua orang yang Anda kenal adalah orang yang dapat Anda percaya.
Tapi, kenyataannya tidak semanis itu. Sanjungan, pujian, dan sikap baik mereka bisa jadi hanya sandiwara. Untuk membantu Anda mengenali siapa yang dapat dipercaya dan tidak, lihatlah kebiasaan sehari-hari mereka.
Karena dilansir JawaPos.com dari yourtango pada Selasa (14/7) ada kebiasaan-kebiasaan tertentu yang hampir selalu ditampakkan oleh orang yang tidak dapat dipercaya dalam kesehariannya.
1. Bergosip tentang Orang Lain
Jika seseorang terus-menerus membicarakan hal buruk tentang orang lain atau menceritakan urusan pribadinya, maka tidak sulit bagi mereka melakukan hal yang sama tentang Anda.
Mereka tidak pernah ingin menjadi topik gosip, tapi dengan senang hati mengoceh tentang orang lain, bahkan orang-orang terdekat mereka.
Ini adalah taktik kekuasaan yang menyembunyikan rasa tidak aman dengan mengalihkan fokus kepada orang lain.
Dengan cara ini, Anda tidak dapat benar-benar melihat mereka dengan baik dan menganalisis apa yang mungkin terjadi dalam hidup mereka
2. Menceritakan Kisah yang Tidak Konsisten
Mereka yang tidak dapat dipercaya cenderung menyukai sorotan.
Oleh sebab itu, mereka senang menghidupkan kembali suatu momen, meski Anda mungkin sudah mendengar kisah tersebut jutaan kali sampai-sampai Anda menyadari bahwa beberapa fakta tidak selaras.
Jika Anda mengoreksi mereka, mereka akan tergagap-gagap atau mencoba beralih ke topik lain.
Ini adalah ciri umum orang yang tidak dapat dipercaya.
Mereka akan mengarang cerita atau melebih-lebihkan untuk mendapat perhatian.
Kebohongan ini juga dapat menutupi detail yang terlihat buruk pada diri mereka.
Mereka menyelamatkan diri mereka sendiri dengan mengorbankan orang lain.
3. Menghindari Pertanyaan Pribadi
Orang yang tidak dapat dipercaya selalu menyimpan rahasia orang lain, tapi hanya memberikan sedikit detail tentang kehidupan pribadinya.
Mereka dengan cermat mengatur citra yang ingin mereka tunjukkan kepada dunia luar.
Meski mereka hanya sedikit berbagi tentang dirinya, tapi Anda mungkin telah terlalu banyak berbagi dengan mereka.
Ini karena mereka membangun keintiman palsu hingga membuat Anda merasa dapat memercayai mereka, tapi yang terjadi justru sebaliknya.
4. Memperlakukan Orang Asing dengan Tidak Hormat
Mereka yang tidak memperlakukan orang-orang yang dikenalnya dengan hormat, kemungkinan besar juga tidak memperlakukan orang asing dengan baik.
Mereka yang mengeluh kepada pelayan tentang makanan mereka atau lewat di depan orang lain tanpa mengucapkan 'permisi' bisa jadi orang yang sama dengan mereka yang tidak dapat dipercaya.
Kompleks superioritas, inilah yang menyebabkan mereka memiliki sedikit empati terhadap orang lain.
Mereka yang menyerang orang lain yang tidak bersalah berusaha menggunakan kekuasaan atas orang lain agar merasa penting.
5. Ingkar Janji
Janji adalah konfirmasi verbal atas kepercayaan.
Ketika seseorang melanggar janji sama saja melanggar kepercayaan yang sulit dibangun kembali jika sudah menjadi sebuah pola.
Orang yang memberi janji kosong sering kali percaya bahwa kata-kata mereka tidak berarti apa-apa sehingga mereka tidak merasa bersalah jika tidak menepatinya.
Mengingkari janji juga berarti mereka tidak menghormati Anda.
Meski janji yang dilanggar mungkin disebabkan karena tidak pandai mengatur waktu dan komitmen, tapi tetap, pelanggar janji yang berulang adalah orang-orang yang tidak dapat Anda percaya.
Anda tidak mungkin mendapatkan apa yang pantas atau balasan yang sama dari orang seperti itu meski Anda terus-menerus mencurahkan perhatian dan usaha untuk mereka.
6. Memanfaatkan Rasa Bersalah untuk Mendapatkan Apa yang Diinginkan
Mereka yang tidak dapat dipercaya cenderung pandai berbicara.
Mereka tahu apa yang harus dikatakan atau bagaimana bertindak untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Manipulasi itu biasanya berbentuk upaya yang membuat Anda merasa bersalah, dimana mereka menekan Anda untuk berkorban, bukan sebaliknya.
Sementara teman sejati akan memprioritaskan kebutuhan Anda dan hampir selalu bersedia berkompromi.
Jika seseorang mencoba membuat Anda merasa bersalah untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin Anda lakukan, maka sudah bisa dipastikan mereka tidak dapat dipercaya dan tidak pantas berada dalam hidup Anda.
***