Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 03.11 WIB

Stop Bekerja Terlalu Keras! Ini 9 Tanda Bahwa Tubuh Membutuhkan Istirahat yang Jarang Disadari Workaholic

Ilustrasi pekerja keras atau workaholic (freepik) - Image

Ilustrasi pekerja keras atau workaholic (freepik)

JawaPos.com - Bekerja keras memang sering dianggap sebagai kunci menuju kesuksesan. 

Namun ketika pekerjaan mulai menguras seluruh waktu, tenaga, dan perhatian hingga mengabaikan kebutuhan tubuh, kondisi tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental. 

Tidak sedikit orang yang bangga menyebut dirinya sebagai workaholic, padahal tubuh sebenarnya sudah memberikan berbagai sinyal bahwa ia membutuhkan waktu untuk beristirahat.

Di tengah tuntutan produktivitas yang semakin tinggi, banyak orang terbiasa mengabaikan rasa lelah. 

Mereka tetap bekerja meski kurang tidur, terus mengejar target tanpa jeda, atau merasa bersalah ketika mengambil waktu untuk beristirahat. 

Sayangnya, kebiasaan seperti ini justru meningkatkan risiko kelelahan kronis (burnout), menurunnya daya tahan tubuh, hingga gangguan kesehatan mental.

Tubuh memiliki cara tersendiri untuk memberi tahu bahwa energinya mulai habis. Sinyal tersebut sering kali muncul dalam bentuk perubahan fisik, emosional, maupun penurunan kemampuan berpikir. 

Jika diabaikan terus-menerus, dampaknya bukan hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore