Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 19.16 WIB

7 Strategi Frugal Living ala Anak Kost Jakarta agar Pengeluaran Bulanan Lebih Terkontrol

Ilustrasi kos-kosan. (Dokumentasi Jawa Pos) - Image

Ilustrasi kos-kosan. (Dokumentasi Jawa Pos)

JawaPos.com - Merujuk pada data pengeluaran riil Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, pengeluaran masyarakat perkotaan terbagi ke dalam kelompok makanan dan bukan makanan. 

Kelompok bukan makanan tercatat memiliki porsi yang lebih besar, terutama di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. 

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui edukasi keuangan Sikapiuangmu memberikan sejumlah panduan untuk membantu masyarakat mengelola pendapatan secara lebih bijak. 

Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan.

1. Terapkan Formula Anggaran Klasik 50/30/20

Salah satu panduan yang direkomendasikan OJK adalah pembagian pendapatan dengan metode 50/30/20. Sebanyak 50 persen dialokasikan untuk kebutuhan pokok (needs), 30 persen untuk keinginan (wants), dan 20 persen untuk tabungan maupun investasi. Pola ini dapat menjadi fondasi dalam mengendalikan arus keuangan setiap bulan.

2. Kebutuhan Pokok Menjadi Prioritas Utama

Porsi terbesar dalam anggaran sebaiknya difokuskan pada kebutuhan pokok. Dalam panduan OJK, pos ini mencakup biaya makan, sewa kos, hingga tagihan rutin seperti listrik, air, dan transportasi wajib.

Dengan menempatkan kebutuhan dasar sebagai prioritas, pengeluaran menjadi lebih terarah.

3. Pos Keinginan Perlu Dikendalikan

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore