
Ratusan warga mengikuti pawai obor elektrik dalam perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Jakarta, Senin (15/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Momen perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Jakarta ini terasa sangat berbeda dan penuh warna. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sukses menyedot perhatian warga dengan menggelar acara bertajuk Festival Nyebrang.
Acara yang berlangsung di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (15/6) malam ini, menjadi simbol pergerakan baru bagi warga Jakarta.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa agenda ini menjadi wadah berkumpulnya seluruh elemen masyarakat untuk mengucap syukur bersama.
"Kami sengaja menggelar Festival Muharam ini di ruang terbuka. Kalau dibilang pesta, ini bukan pesta, melainkan syukuran. Kita bersiap untuk berhijrah karena tahun depan Jakarta akan memasuki usia 500 tahun. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Menghidupkan Taman Kota Sebagai Ruang Publik
Pemilihan Taman Bendera Pusaka sebagai lokasi utama Festival Nyebrang ternyata bukan tanpa alasan. Langkah ini diambil sebagai komitmen Pemprov DKI untuk mengaktifkan kembali fungsi taman kota sebagai pusat interaksi publik yang sehat dan positif.
Menariknya, dalam tiga bulan terakhir, tren kunjungan masyarakat ke taman ini memang sedang meningkat tajam. Keputusan untuk memindahkan pusat keramaian ke area terbuka hijau ini juga sejalan dengan arahan langsung dari orang nomor satu di Jakarta.
"Pak Gubernur (Pramono Anung) juga mengatakan, jangan terus membuat kegiatan di dalam gedung. Kita harus memanfaatkan ruang terbuka. Ini menjadi bagian dari upaya mengaktifkan taman-taman kota," ucap Wagub Rano.
Salah satu daya tarik utama dalam Festival 1 Muharam 1448 H ini adalah aksi kirab pawai obor. Namun, ada yang unik dari pawai kali ini. Alih-alih menggunakan api konvensional, peserta membawa obor elektrik moderen.
Modifikasi ini sengaja dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi cuaca terkini di Jakarta. Selain itu, faktor keamanan dan keselamatan peserta di area publik menjadi prioritas utama, tanpa menghilangkan esensi budaya yang ada.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
