Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 18.37 WIB

Orang yang Lebih Suka Menjaga Privasi Biasanya Menunjukkan 9 Perilaku Halus Ini Menurut Psikologi

seseorang yang jarang membual dan lebih suka menjaga privasi (Magnific/prostock-studio) - Image

seseorang yang jarang membual dan lebih suka menjaga privasi (Magnific/prostock-studio)

JawaPos.com - Di era media sosial yang mendorong orang untuk membagikan hampir setiap aspek kehidupannya, memilih untuk tetap rendah hati dan menjaga privasi sering kali dianggap tidak biasa. Banyak orang merasa perlu menunjukkan pencapaian, pengalaman, atau bahkan kebahagiaan mereka kepada publik untuk mendapatkan pengakuan.

Namun, ada kelompok orang yang berbeda. Mereka tidak merasa perlu membual tentang apa yang mereka miliki atau capai. Mereka lebih nyaman menyimpan sebagian besar kehidupan pribadinya untuk diri sendiri dan orang-orang terdekat.

Menariknya, psikologi menunjukkan bahwa sikap seperti ini sering kali bukan tanda kurang percaya diri atau tidak punya sesuatu untuk dibanggakan. Sebaliknya, perilaku tersebut justru dapat mencerminkan kedewasaan emosional, rasa aman terhadap diri sendiri, dan kemampuan memahami batasan yang sehat.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat sembilan perilaku halus yang sering ditunjukkan oleh orang-orang yang jarang membual dan lebih suka menjaga privasi.

1. Mereka Tidak Merasa Perlu Membuktikan Diri kepada Semua Orang

Salah satu ciri paling menonjol adalah mereka tidak memiliki dorongan kuat untuk terus-menerus mendapatkan validasi dari orang lain.

Ketika mencapai sesuatu yang penting, mereka merasa puas dengan pencapaian itu sendiri. Mereka tidak selalu merasa perlu mengumumkannya kepada semua orang.

Dalam psikologi, kebutuhan yang rendah terhadap validasi eksternal sering dikaitkan dengan rasa harga diri yang lebih stabil. Mereka tahu siapa diri mereka tanpa harus bergantung pada pujian atau pengakuan publik.

Akibatnya, mereka cenderung membiarkan hasil kerja mereka berbicara sendiri.

2. Mereka Lebih Banyak Mendengarkan daripada Berbicara

Orang yang menjaga privasi biasanya tidak mendominasi percakapan dengan cerita tentang dirinya.

Sebaliknya, mereka lebih sering mengajukan pertanyaan dan menunjukkan ketertarikan pada pengalaman orang lain.

Mereka memahami bahwa percakapan yang baik bukanlah tentang siapa yang paling banyak berbicara, melainkan tentang pertukaran yang seimbang.

Karena tidak fokus mempromosikan diri sendiri, mereka sering kali menjadi pendengar yang lebih baik dan lebih disukai dalam lingkungan sosial.

3. Mereka Memilih dengan Hati-Hati Apa yang Akan Dibagikan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore