
Cara perempuan IQ tinggi sembunyikan emosi saat alami mental breakdown kata psikologi (Magnific/ freepik)
JawaPos.com – Perempuan cerdas sering kali dikenal sebagai sosok yang selalu terkendali, namun secara psikologi justru inilah yang membuat mereka pandai menyembunyikan emosi terdalam mereka.
Mental breakdown yang dialami perempuan IQ tinggi sering tidak terdeteksi karena mereka sangat terlatih menampilkan citra diri yang sempurna di hadapan orang lain.
Kebiasaan menutupi perasaan sesungguhnya bisa terasa perlu dalam jangka pendek, tetapi jika menjadi pola, dampak emosionalnya bisa sangat merusak.
Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (2/6), berikut sembilan cara yang hampir selalu digunakan perempuan cerdas untuk menyembunyikan kenyataan bahwa mereka sedang benar-benar hancur di dalam.
1. Menjadi lebih produktif dari biasanya
Ketika segalanya terasa kacau di dalam, banyak perempuan cerdas justru melemparkan diri lebih dalam ke pekerjaan sebagai cara menyembunyikan kondisi sebenarnya.
Keyakinan bahwa produktivitas bisa menghapus masalah yang sedang dihadapi sering kali berubah menjadi ketergantungan yang berbahaya pada pencapaian.
Ini adalah pola yang sangat umum pada orang-orang yang sudah terbiasa menjadi high achiever, meskipun tidak pernah menjadi solusi yang sehat.
2. Mengontrol hal-hal kecil secara berlebihan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022