Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Mei 2026 | 23.47 WIB

9 Kesalahan Menyimpan Daging Kurban yang Bisa Membuat Tekstur Cepat Rusak dan Bau

Ilustrasi kesalahan menyimpan daging kurban (Magnific) - Image

Ilustrasi kesalahan menyimpan daging kurban (Magnific)

JawaPos.com - Mendapat daging kurban adalah nikmat yang harus dijaga dengan penyimpanan benar agar bisa dinikmati hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan ke depan. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang menemukan dagingnya sudah berbau, berubah warna, atau tidak layak konsumsi hanya beberapa hari setelah disimpan di kulkas. Bukan karena kualitas dagingnya buruk, melainkan karena cara penyimpanannya yang salah sejak awal. 

Melansir berbagai sumber, mulai dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pakar Universitas Gadjah Mada (UGM), Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, program Teknologi Veteriner Sekolah Vokasi UGM, hingga panduan rumah tangga dari AQUA Elektronik, salah satu kesalahan paling umum yang masih sering dilakukan masyarakat saat menerima daging kurban adalah langsung mencucinya sebelum disimpan di kulkas atau freezer.

Menurut BAZNAS, air yang tersisa pada permukaan maupun serat daging justru dapat menjadi media berkembangnya bakteri penyebab pembusukan dan bau tidak sedap. Karena itu, penting memahami teknik penyimpanan yang tepat agar kualitas, tekstur, dan kesegaran daging tetap terjaga lebih lama.

Berikut adalah sembilan kesalahan menyimpan daging kurban yang wajib kamu hindari:

1. Mencuci Daging Sebelum Disimpan 

Ini adalah kesalahan paling umum dan paling fatal. Menurut pakar Fakultas Peternakan UGM, daging kurban yang kondisinya masih bersih tidak perlu dicuci dan langsung bisa disimpan. Air yang tersisa di permukaan dan pori-pori daging menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang mempercepat pembusukan. Cuci daging hanya saat hendak langsung dimasak, itupun dengan air bersih mengalir secukupnya.

2. Menyimpan Daging dalam Potongan Besar 

Menyimpan daging dalam potongan besar memperlambat proses pembekuan sehingga bagian dalam tidak membeku sempurna dan rentan rusak. Potong daging menjadi bagian-bagian kecil sesuai porsi sekali masak sebelum dimasukkan ke freezer agar pembekuan berlangsung merata, cepat, dan struktur daging tetap baik saat nanti dicairkan.

3. Langsung Memasukkan ke Freezer Tanpa Transit di Kulkas 

Pakar UGM, Ir. Nanung Danar Dono Ph.D., menegaskan jangan langsung memasukkan daging ke dalam freezer. Biarkan daging transit dulu di bagian kulkas biasa selama 12–24 jam terlebih dahulu agar proses pendinginan berlangsung rata. Pembekuan yang mendadak dan tidak merata bisa merusak struktur daging secara permanen.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore