
seseorang yang pandai mengelola emosi. (Magnific/freepik)
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, perspektif hidup seseorang berubah. Banyak orang yang telah melewati puluhan tahun kehidupan mulai merefleksikan pilihan, kebiasaan, dan keterampilan yang mereka miliki—atau justru tidak pernah mereka pelajari.
Dalam psikologi, fenomena ini sering dikaitkan dengan life review dan counterfactual thinking, yaitu kecenderungan membayangkan “bagaimana jika dulu saya…”.
Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa penyesalan terbesar manusia bukanlah pada kesalahan yang dilakukan, melainkan pada hal-hal yang tidak dilakukan. Dalam konteks ini, ada sejumlah keterampilan penting yang sering muncul sebagai penyesalan kolektif generasi yang lebih tua.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat tujuh keterampilan tersebut, beserta penjelasan psikologis mengapa hal ini begitu krusial.
1. Keterampilan Mengelola Emosi (Emotional Regulation)
Banyak orang tua menyadari terlambat bahwa kemampuan memahami dan mengelola emosi jauh lebih penting daripada sekadar kecerdasan intelektual.
Secara psikologis, ini berkaitan dengan konsep emotional intelligence. Orang yang tidak belajar mengelola emosi sejak muda cenderung:
Mudah bereaksi impulsif
Sulit menjaga hubungan jangka panjang
Mengalami stres kronis
Penyesalan muncul karena mereka menyadari bahwa konflik, perceraian, atau hubungan yang rusak seringkali bukan karena kurangnya cinta, tetapi karena kurangnya keterampilan emosional.
2. Keterampilan Komunikasi yang Jujur dan Asertif
Banyak generasi tua dibesarkan dalam budaya yang menekan ekspresi diri. Akibatnya, mereka tidak terbiasa mengatakan:
“Saya tidak setuju”
“Saya butuh ini”
“Saya merasa terluka”
Dalam psikologi, ini berkaitan dengan assertiveness. Kurangnya keterampilan ini sering berujung pada:
Hubungan yang tidak sehat
Perasaan dipendam
Penyesalan karena tidak pernah mengatakan hal penting
Di usia lanjut, banyak yang berkata: “Seandainya dulu saya lebih berani bicara jujur.”

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
