
seseorang yang menyimpan setiap struk. (Freepik/tirachardz)
JawaPos.com - Ada orang-orang yang hampir tidak pernah membuang struk belanja. Dari minimarket, restoran, hingga pembelian online, semuanya disimpan rapi “untuk berjaga-jaga.”
Sekilas terlihat sepele, tapi kebiasaan ini ternyata bisa mencerminkan pola pikir dan ciri kepribadian tertentu. Dalam perspektif psikologi, perilaku kecil seperti ini sering kali berakar dari cara seseorang memandang kontrol, keamanan, dan ketidakpastian.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat delapan ciri kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang gemar menyimpan setiap struk belanja:
1. Sangat Berorientasi pada Keamanan
Orang yang menyimpan struk cenderung ingin merasa aman dalam berbagai situasi. Struk dianggap sebagai “bukti” yang bisa melindungi mereka jika terjadi masalah—misalnya barang rusak, kesalahan transaksi, atau kebutuhan klaim garansi. Mereka tidak nyaman bergantung pada ingatan saja.
2. Perfeksionis dalam Hal Kecil
Kebiasaan ini sering muncul pada individu yang perfeksionis. Mereka ingin segala sesuatu terdokumentasi dengan baik, bahkan untuk hal-hal yang dianggap remeh oleh orang lain. Bagi mereka, detail kecil tetap penting dan tidak boleh diabaikan.
3. Cenderung Overthinking
Menyimpan struk “untuk berjaga-jaga” sering berkaitan dengan kecenderungan memikirkan kemungkinan terburuk. Mereka membayangkan berbagai skenario—“bagaimana kalau nanti dibutuhkan?”—sehingga memilih menyimpannya daripada menyesal di kemudian hari.
4. Memiliki Kebutuhan Tinggi akan Kontrol
Struk memberikan rasa kontrol terhadap situasi. Orang dengan ciri ini ingin memastikan bahwa mereka bisa melacak pengeluaran, membuktikan transaksi, dan menghindari ketidakjelasan. Ini adalah cara sederhana untuk merasa memegang kendali atas hidup mereka.
5. Terorganisir (atau Berusaha Terorganisir)
Tidak semua, tapi banyak dari mereka yang punya sistem penyimpanan tertentu—dompet khusus, map, atau bahkan folder digital. Ini menunjukkan kecenderungan untuk menjaga keteraturan, meskipun kadang bisa berubah menjadi kebiasaan menumpuk.
6. Sensitif terhadap Kerugian
Secara psikologis, mereka cenderung lebih kuat merasakan kerugian dibandingkan keuntungan. Kehilangan uang, meskipun kecil, terasa signifikan. Karena itu, mereka menyimpan struk sebagai bentuk perlindungan agar tidak dirugikan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
