Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 18.14 WIB

Mengapa Kita Otomatis Mengecilkan Volume Musik Saat Mencari Alamat? Simak, Ini Penjelasan dalam Psikologi

seseorang yang mengecilkan volume musik(Freepik/diana.grytsku) - Image

seseorang yang mengecilkan volume musik(Freepik/diana.grytsku)

 

JawaPos.com - Pernahkah Anda menyadari kebiasaan aneh tapi sangat umum ini: saat sedang mengemudi dan mencari alamat—entah itu rumah teman, restoran baru, atau lokasi di peta—tangan Anda secara refleks menurunkan volume musik atau radio di mobil? Padahal, secara logika, suara tidak ada hubungannya dengan kemampuan melihat jalan.

Fenomena ini ternyata bukan sekadar kebiasaan tanpa makna. Dalam psikologi kognitif, perilaku tersebut bisa dijelaskan melalui berbagai mekanisme otak yang berkaitan dengan perhatian, persepsi, dan beban mental. Dilansir dari Expert Editor, terdapat tujuh penjelasan ilmiahnya:

1. Pembagian Perhatian (Divided Attention)

Otak manusia memiliki kapasitas terbatas dalam memproses informasi. Saat Anda mengemudi sambil mencari alamat, perhatian Anda terbagi antara mengendalikan kendaraan, membaca tanda jalan, dan mungkin mengikuti GPS.

Musik yang keras menjadi stimulus tambahan yang “memakan” sebagian perhatian tersebut. Dengan mengecilkan volume, Anda secara tidak sadar mengurangi beban perhatian agar bisa fokus pada tugas utama.

2. Beban Kognitif (Cognitive Load)

Dalam psikologi, ada konsep yang disebut cognitive load atau beban kognitif. Ketika tugas menjadi lebih kompleks—misalnya mencari alamat di jalan yang asing—beban kognitif meningkat.

Musik, terutama yang memiliki lirik atau ritme kompleks, menambah beban ini. Menurunkan volume adalah cara instingtif untuk “mengosongkan ruang” dalam pikiran agar pemrosesan informasi visual dan spasial menjadi lebih optimal.

3. Dominasi Indra Visual

Saat mencari alamat, kita sangat bergantung pada penglihatan: membaca papan jalan, nomor rumah, atau petunjuk arah.

Namun, suara yang kuat bisa mengganggu fokus visual karena otak harus memproses input dari berbagai indra sekaligus. Dengan mengurangi suara, otak dapat lebih memprioritaskan informasi visual.

4. Cross-Modal Interference (Gangguan Antar Indra)

Ini adalah fenomena di mana satu jenis stimulus sensorik mengganggu pemrosesan stimulus lainnya. Dalam kasus ini, suara (audio) bisa mengganggu kemampuan kita dalam memproses informasi visual.

Meski tampaknya tidak berhubungan, otak tetap harus membagi sumber daya untuk keduanya. Maka, mengecilkan volume membantu mengurangi “gangguan silang” tersebut.

5. Respons Stres Ringan

Mencari alamat di tempat yang tidak familiar bisa memicu stres ringan atau kecemasan. Dalam kondisi ini, otak cenderung ingin mengontrol lingkungan agar lebih “tenang”.

Menurunkan volume adalah bentuk regulasi diri untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif dan mengurangi tekanan mental.

6. Kebutuhan Akan Kontrol

Secara psikologis, manusia memiliki kebutuhan untuk merasa memegang kendali, terutama dalam situasi yang tidak pasti.

Saat Anda tidak yakin dengan arah jalan, mengecilkan volume adalah tindakan kecil yang memberi rasa kontrol. Ini membantu meningkatkan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan.

7. Kebiasaan yang Dipelajari (Learned Behavior)

Perilaku ini juga bisa terbentuk dari pengalaman. Jika di masa lalu Anda pernah merasa lebih mudah menemukan alamat saat suasana lebih tenang, otak akan “mengingat” strategi tersebut.

Akhirnya, tindakan mengecilkan volume menjadi kebiasaan otomatis yang dilakukan tanpa berpikir.

Kesimpulan

Mengecilkan volume musik saat mencari alamat bukanlah kebiasaan aneh—justru itu adalah contoh bagaimana otak manusia bekerja secara efisien. Dengan mengurangi gangguan, menyesuaikan beban kognitif, dan meningkatkan fokus, kita secara tidak sadar membantu diri sendiri untuk menyelesaikan tugas dengan lebih baik.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore