
Para pembicara dalam peluncuran pompa ASI Eufy baru-baru ini di Jakarta. (Nurul Adriyana)
JawaPos.com – Menyusui menjadi salah satu perjalanan ibu dan anak yang sangat berharga. Pemberian air susu ibu atau ASI secara eksklusif pun diupayakan agar sang buah hati mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.
Namun, karena tuntutan pekerjaan, ibu menyusui terkadang harus memompa air susu demi bisa memberikan ASI meski tidak berada di rumah. Kekhawatiran ASI seret pun tak jarang menghantui para ibu menyusui.
Terkait tantangan menyusui, Pakar Laktasi Jamilatus Sadiyah, mengungkapkan, untuk mendapatkan ASI yang melimpah alias cukup tidak hanya terletak pada ketersediaan waktu dan alat. Tetapi juga pada bagaimana ibu dapat menjaga ritme menyusui secara konsisten di tengah berbagai aktivitas harian.
Misalnya, kalaupun tidak menyusui secara langsung, upayakan tetap memompa asi diwaktu yang sudah dijadwalkan. Hal ini bisa menjaga kuantitas ASI terjaga.
Sebab, dalam praktiknya, banyak ibu menghadapi kendala seperti rasa tidak nyaman, kelelahan, atau keterbatasan waktu, yang pada akhirnya memengaruhi frekuensi menyusui maupun pumping. Padahal, menjaga ritme ini sangat penting untuk mempertahankan produksi asi tetap optimal
“Kunci dari keberhasilan menyusui adalah konsistensi dan kenyamanan,” jelas Jamilatus dalam peluncuran pompa ASI Eufy baru-baru ini di Jakarta.
Selain ritme yang konsisten, pemilihan alat juga penting ketika memompa ASI. Ketika bekerja, usahakan memilih alat yang bisa digunakan kapanpun dan dimanapun atau handsfree.
Sehingga, ketika banyak pekerjaan di kantor, ibu menyusui tetap bisa memompa ASI tanp harus meninggalkan pekerjaa. Begitupun sebaliknya, ibu tak perlu mengorbankan waktu pumping hanya untuk menyelesaikan pekerjaan.
“Ketika ibu merasa lebih nyaman dan memiliki fleksibilitas dalam mengatur waktu, maka peluang untuk mempertahankan pemberian ASI eksklusif juga menjadi lebih besar, bahkan bagi ibu yang aktif atau bekerja,” tambahnya.
Lalu, perhatikan juga fitur-fitur tambahannya. Misalnya pengaturan durasi pumping lewat aplikasi hingga penghangat pada alat pumping sebelum memompa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022