Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Maret 2026 | 15.51 WIB

7 Perilaku Halus Orang yang Terlihat Baik-Baik Saja, tetapi Diam-Diam Hancur di Dalam Menurut Psikologi

seseorang yang terlihat baik-baik (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang terlihat baik-baik (Freepik/freepik)


JawaPos.com - Di kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu orang-orang yang tampak kuat, ceria, dan “baik-baik saja.” Mereka tetap bekerja, bercanda, dan menjalani rutinitas seperti biasa. Namun, psikologi menunjukkan bahwa tidak semua penderitaan terlihat jelas di permukaan. Banyak orang yang justru paling pandai menyembunyikan luka terdalamnya.

Fenomena ini sering disebut sebagai high-functioning distress—kondisi di mana seseorang tetap berfungsi secara normal, tetapi mengalami tekanan emosional yang berat di dalam dirinya.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat 7 perilaku halus yang sering muncul pada orang yang terlihat baik-baik saja, tetapi sebenarnya sedang hancur secara batin.

1. Terlalu Sering Mengatakan “Aku Baik-Baik Saja”

Ini mungkin terdengar sepele, tetapi menjadi tanda paling umum.

Orang yang benar-benar baik biasanya tidak perlu terus-menerus meyakinkan orang lain bahwa dirinya baik-baik saja. Sebaliknya, mereka yang sedang terluka sering menggunakan kalimat ini sebagai “tameng” untuk menghindari pertanyaan lebih dalam.

Secara psikologis, ini adalah bentuk emotional avoidance—usaha menghindari menghadapi atau mengungkapkan emosi yang menyakitkan.

2. Tetap Produktif Secara Berlebihan

Mereka tampak sibuk, bahkan sangat sibuk. Jadwal penuh, pekerjaan selesai tepat waktu, bahkan sering overachieve.

Namun, di balik itu, produktivitas ini sering menjadi cara untuk:

Mengalihkan pikiran dari rasa sakit
Menghindari kesepian
Menekan emosi yang belum terselesaikan

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai overcompensation, yaitu mencoba “menutup” kekosongan emosional dengan pencapaian eksternal.

3. Menjadi Pendengar yang Sangat Baik, tetapi Tidak Pernah Bercerita

Orang seperti ini selalu ada untuk orang lain. Mereka mendengarkan, memberi saran, dan terlihat sangat empatik.

Namun anehnya:

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore