
seseorang yang meninggikan suara saat kalah berargumen./(Pexels)
JawaPos.com – Pijar Foundation menggelar Kick-off Launching Impact Leaders Fellowship 2026 di Garuda Sparks Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta. Event ini mengusung format pembelajaran yang mengkombinasikan case-based learning, pendampingan mentor, serta pengalaman industry immersion.
Acara ini dihadiri 100 lebih peserta dari beragam latar belakang, termasuk pemimpin komunitas, praktisi organisasi sosial, perwakilan NGO dan organisasi filantropi, wirausaha berdampak, influencer, serta ecosystem enablers yang memiliki komitmen untuk mendorong perubahan positif.
“Impact Leaders Fellowship lahir dari keyakinan bahwa memasuki dunia kerja tidak harus berarti meninggalkan nilai yang diyakini. Moral compass tidak perlu dikompromikan. Ia perlu diasah, diuji, dan dipertemukan dengan realitas,” ujar Direktur Eksekutif Pijar Foundation, Cazadira Fediva Tamzil.
Cazadira menjelaskan, Impact Leaders Fellowship adalah program intensif selama tiga bulan untuk menyiapkan talenta muda membangun karier di sektor social impact melalui pengalaman belajar yang aplikatif dan berorientasi pada tantangan nyata di Indonesia.
"Program ini dibuka dengan proses seleksi pada Februari (screening CV, pertanyaan singkat, portofolio social impact, video, dan wawancara), lalu dilanjutkan fase Problem Framing berbasis studi kasus bergaya Harvard yang mengangkat krisis-kritis nyata di Indonesia melalui rangkaian sesi live interaktif bersama figur nasional, pemimpin industri, dan praktisi terkait," katanya.
Setelah fondasi analisis masalah terbentuk, peserta mengikuti Industry Immersion secara offline, pengalaman embedded dalam kelompok kecil untuk belajar langsung dari profesional level tinggi, termasuk kunjungan perusahaan, CEO meeting shadowing, sesi capacity building, dan debriefing. Program kemudian ditutup dengan Board Crisis Simulation, sebuah simulasi krisis kemanusiaan multi-stakeholder di mana para fellows menjalankan peran pengambil keputusan, berdiskusi dalam dinamika layaknya rapat dewan, dan menyusun draf resolusi.
Di akhir rangkaian, peserta mengikuti fase pascaprogram berupa kelulusan serta penguatan jejaring alumni untuk mendorong kolaborasi dan dampak berkelanjutan. Program ini juga mencakup simulasi krisis satu hari pada fase akhir untuk melatih peserta berkolaborasi, bernegosiasi, dan mengambil keputusan dalam kondisi kompleks dan bertekanan.
Inisiator Impact Leaders Fellowship, Khansa Khalisha menyampaikan bahwa program ini dirancang khusus bagi fresh graduates yang ingin mendapatkan akses langsung pada peluang karir di sektor social impact, sekaligus belajar dari para profesional muda dan pemimpin yang telah berpengalaman di bidangnya.
“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang relevan, praktis, dan mampu mempercepat lahirnya pemimpin muda yang berdampak, ” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
