Ilustrasi makna warna merah saat perayaan Imlek (freepik)
JawaPos.com - Warna merah selalu identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Mulai dari dekorasi rumah, pakaian, hingga angpao, warna ini menjadi elemen utama yang tak terpisahkan dari tradisi Imlek. Lebih dari sekadar estetika, warna merah mengandung filosofi mendalam yang dipercaya membawa keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari energi negatif.
Pada perayaan Tahun Baru Imlek 2026, warna merah kembali menjadi simbol utama untuk menyambut tahun penuh harapan, kemakmuran, dan awal baru yang lebih baik.
Dilansir dari laman Sino Cultural, Kamis (29/1), berikut penjelasan lengkap tentang makna warna merah dalam budaya Tionghoa serta ide dekorasi rumah Imlek yang dipercaya membawa hoki.
Dalam budaya Tionghoa, warna merah (红/hóng) melambangkan energi positif, semangat hidup, dan kebahagiaan. Warna ini dianggap sebagai warna yang paling kuat secara spiritual, karena merepresentasikan unsur api, kehidupan, dan keberanian.
Merah dipercaya mampu:
Menarik keberuntungan dan kemakmuran
Melambangkan kebahagiaan dan kesuksesan
Mengusir roh jahat serta energi negatif
Karena itulah, hampir seluruh elemen Imlek selalu didominasi oleh warna merah.
Salah satu legenda paling terkenal dalam tradisi Imlek adalah kisah Nian, makhluk buas yang muncul setiap malam tahun baru untuk meneror penduduk desa. Konon, Nian sangat takut pada warna merah, api, dan suara keras.
Untuk melindungi diri, warga menempelkan kertas merah di pintu rumah, menggantung lentera merah, serta menyalakan petasan. Tradisi ini terbukti berhasil mengusir Nian, dan sejak saat itu warna merah dipercaya sebagai simbol perlindungan, kemenangan atas kesialan, dan awal yang penuh harapan.
Berikut dekorasi merah yang paling umum digunakan saat Tahun Baru Imlek beserta maknanya:
Lampion merah melambangkan masa depan cerah, kebersamaan keluarga, dan keharmonisan. Cahaya hangat dari lampion dipercaya membuka jalan rezeki masuk ke dalam rumah.
Kuplet berisi doa dan harapan ditulis dengan tinta hitam atau emas di atas kertas merah, lalu ditempel di pintu rumah. Isinya biasanya berkaitan dengan kesehatan, kekayaan, dan keberhasilan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
