Ilustrasi angpao/freepik
JawaPos.com-Perayaan imlek identik dengan pemberian angpao. Angpao sendiri merupakan sejumlah uang yang biasanya diberikan oleh pasangan yang sudah menikah pada anak-anak serta pada kerabat yang belum menikah.
Angpao identik dengan warna merah. Warna ini tidak sembarang digunakan, melainkan melambangkan harapan akan keselamatan dan perlindungan dari malapetaka sepanjang tahun bagi penerimanya.
Tradisi memberi angpao tidak hanya dilakukan oleh mereka yang sudah mapan secara finansial dalam praktiknya, banyak pasangan yang sudah menikah juga masih menanggung berbagai kebutuhan mulai dari biaya pasangan, anak, dan hingga orang tu, yang sering disebut sebagai sandwich generation.
Bagi sandwich generation, memberi angpao kerap menjadi dilema, di satu sisi angpao, merupakan tradisi yang ada namun disisi lain kondisi keuangan yang tidak selalu stabil dapat menjadi tantangan.
Oleh karena itu, berikut adalah panduan bagi anda sandwich generation dalam mengatur keuangan untuk pemberian angpao saat perayaan di hari imlek sebagaimana yang telah dirangkum dari laman koinworks.co dan swara.tunaiku.com.
Sesuaikan dengan budget
Angpao melambangkan bentuk persaudaraan. Angpao warna merah memberi harapan agar penerimanya diberi keselamatan dan terhindar dari mara bahaya selama satu tahun. Tradisi memberi angpao pada umumnya dilakukan oleh mereka yang sudah menikah baik pada anak-anak maupun kerabat yang belum menikah. Sebagai sandwich generation, penting untuk menyesuaikan pemberian angpao dengan kemampuan finansial yang dimiliki. Tidak perlu merasa gengsi saat memberi angpao dengan nominal kecil, seperti Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 30.000, Rp 50.000, atau Rp 100.000 yang terpenting adalah niat berbagi, karena pada dasarnya siapapun akan merasa senang saat menerima angpao.
Tentukan anggaran
Merencanakan anggaran jauh hari juga sangat penting menjelang perayaan hari besar. Mengingat, kebutuhan saat imlek tidak hanya terbatas pada pemberian angpao saja. Ada banyak pengeluaran yang perlu dipersiapkan saat hari raya imlek. Mulai dari keperluan beribadah, makan bersama keluarga, sampai acara berkumpul dengan kerabat. Oleh karena itu, penting untuk menyusun rencana keuangan sejak sekarang dengan menentukan prioritas pengeluaran yang benar-benar harus dipenuhi.
Prioritaskan penerima utama
Buatlah daftar dan catat siapa saja yang benar-benar harus diberi angpao. Cara ini dapat membantu generasi sandwich untuk terjebak pada pengeluaran impulsif dan angpao dadakan yang membuat dompet anda boncos. Dengan adanya pembatasan yang jelas, kondisi keuangan akan tetap terkontrol karena pengeluaran sudah direncanakan dan difokuskan hanya pada kerabat yang telah ditentukan.
Batasi pengeluaran
Kebutuhan menjelang hari raya pada umumnya sangat banyak. Jika anda memiliki banyak saudara inti dan berencana memberikan angpao kepada semuanya, maka perlu diimbangi dengan penghematan selama perayaan imlek. Penghematan tersebut bisa dilakukan dengan mengurangi pembelian dekorasi imlek, memanfaatkan kembali dekorasi yang masih layak pakai, memilih makan di rumah, dan juga berburu diskon imlek untuk berbagai kebutuhan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
