Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Desember 2025 | 22.32 WIB

Jika Anda Ingin Usia 70-an Menjadi Tahun Terbaik dalam Hidup Anda, Ucapkan Selamat Tinggal pada 10 Kebiasaan Pendiam Ini Menurut Psikologi

seseorang yang bahagia di usia tua (Freepik/Lifestylememory) - Image

seseorang yang bahagia di usia tua (Freepik/Lifestylememory)

JawaPos.com - Banyak orang membayangkan usia 70-an sebagai masa penurunan: tubuh melemah, lingkar sosial menyempit, dan hari-hari berjalan lebih pelan. Namun psikologi modern justru menunjukkan hal sebaliknya. Usia lanjut bisa menjadi fase hidup yang paling damai, paling bijak, bahkan paling membahagiakan—jika sejak sekarang kita berani melepaskan kebiasaan-kebiasaan tertentu.

Yang menarik, kebiasaan ini sering kali pendiam. Tidak terlihat merusak dari luar. Tidak menimbulkan konflik besar. Bahkan kadang dianggap “dewasa” atau “bijaksana”. Padahal, dalam jangka panjang, kebiasaan-kebiasaan inilah yang diam-diam menggerogoti kesehatan mental, kepuasan hidup, dan rasa bermakna di usia tua.

Dilansir dari Geediting, menurut psikologi, jika Anda ingin usia 70-an menjadi tahun-tahun terbaik dalam hidup Anda, inilah 10 kebiasaan pendiam yang perlu mulai Anda tinggalkan.

1. Terlalu Sering Menyimpan Perasaan Sendiri

Banyak orang bangga bisa “kuat”, “tidak merepotkan orang lain”, dan “memendam saja”. Namun psikologi menyebut kebiasaan ini sebagai emotional suppression—menekan emosi alih-alih memprosesnya.

Di usia tua, emosi yang tidak pernah diungkapkan sering berubah menjadi kecemasan kronis, rasa kesepian, atau bahkan depresi. Orang yang bahagia di usia 70-an bukan mereka yang tidak punya masalah, melainkan mereka yang terbiasa berbagi cerita, perasaan, dan keresahan sejak lama.

Belajar berbicara tentang apa yang Anda rasakan bukan tanda kelemahan, melainkan investasi kesehatan mental jangka panjang.

2. Menghindari Konflik dengan Cara Mengalah Terus-Menerus

Sekilas, kebiasaan ini tampak damai. Tidak ribut, tidak bertengkar. Namun psikologi mengingatkan bahwa menghindari konflik dengan selalu mengorbankan diri sendiri menciptakan resentment yang terpendam.

Di usia lanjut, penyesalan sering muncul bukan karena konflik yang terjadi, melainkan karena terlalu banyak hal yang tidak pernah diperjuangkan. Orang yang menikmati masa tua biasanya mampu berkata “tidak”, menyampaikan batasan, dan memperjuangkan kebutuhannya tanpa rasa bersalah.

3. Menjalani Hidup dengan Mode Autopilot

Bangun, bekerja, makan, tidur—berulang tanpa refleksi. Kebiasaan ini membuat waktu berjalan cepat, namun makna hidup perlahan menguap.

Psikologi positif menekankan pentingnya mindful living, yaitu hadir penuh dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang tetap merasa hidup di usia 70-an adalah mereka yang terbiasa bertanya: “Apakah hidup yang saya jalani masih sesuai dengan nilai saya?”

Autopilot mungkin nyaman, tetapi kesadaranlah yang membuat hidup terasa utuh hingga usia lanjut.

4. Terlalu Mengaitkan Harga Diri dengan Produktivitas

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore