
Ilustrasi olahraga (Freepik)
JawaPos.com - Memasuki usia 60-an bukanlah awal dari kemunduran hidup. Justru pada fase inilah fondasi paling penting untuk kualitas hidup di usia lanjut mulai dibangun.
Banyak orang yang tetap aktif, bugar, dan penuh energi di usia 80-an ternyata memulai kebiasaan sehatnya sejak usia 60-an.
Dikutip dari laman Global English Editing, Jumat (26/12), kunci utama untuk tetap vital di usia 85 tahun bukanlah perubahan besar yang ekstrem, melainkan rutinitas kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Kebiasaan sederhana ini, jika dilakukan terus-menerus, akan memberikan dampak besar bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional.
Mengawali hari dengan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki selama 15 menit, memberikan efek berantai yang sangat positif. Sendi menjadi lebih lentur, jantung mulai bekerja optimal, dan pikiran terasa lebih jernih sebelum menghadapi aktivitas harian.
Kunci utamanya adalah melakukan gerakan ini sebelum pikiran mencari alasan untuk menunda.
Menjadikan olahraga ringan sebagai rutinitas pagi membantu menjaga kekuatan kaki dan kesehatan jantung hingga usia lanjut.
Di tengah kebiasaan multitasking, kemampuan untuk fokus penuh pada satu aktivitas justru menjadi latihan penting bagi kesehatan otak.
Membaca, berkebun, atau bahkan mencuci piring dengan penuh kesadaran melatih daya konsentrasi dan ketajaman mental.
Fokus mendalam selama minimal 30 menit sehari membantu menjaga fungsi kognitif tetap tajam seiring bertambahnya usia.
Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh cenderung melambat pada sore dan malam hari. Mengonsumsi porsi terbesar saat makan siang membantu pencernaan bekerja lebih optimal dan meningkatkan kualitas tidur di malam hari.
Kebiasaan ini juga menjaga energi tetap stabil sepanjang hari dan membuat tubuh lebih segar saat bangun pagi.
Salah satu pembeda utama antara lansia yang tetap tajam dan yang mengalami penurunan fungsi otak adalah kebiasaan belajar. Mempelajari bahasa baru, menonton dokumenter, atau mencoba resep baru membantu menjaga neuroplastisitas otak.
Belajar hal baru selama 30 menit sehari dapat diibaratkan sebagai olahraga rutin untuk otak agar tetap aktif dan adaptif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022