Tradisi menghias pohon natal dengan jaring laba-laba di Ukraina. (@reviewwales/X).
JawaPos.com - Perayaan Natal umumnya identik dengan pohon cemara, hadiah, dan makan-makan bersama keluarga. Namun, di berbagai belahan dunia, perayaan Natal ada yang dilakukan dengan cara yang unik dan jauh dari kata biasa.
Dilansir dari The Independent (25/12), terdapat setidaknya enam tradisi Natal dari berbagai negara yang dinilai paling tidak lazim, tetapi masih dipertahankan sampai saat ini.
Tradisi-tradisi itu dilakukan karena kepercayaan turun-temurun, nilai budaya, mitos lokal, sebagai simbol keberuntungan, perlindungan dari roh jahat, penghormatan kepada leluhur, atau sekadar perayaan unik yang telah mengakar dalam masyarakat setempat.
Baca Juga: Libur Natal 2025: Wisatawan Serbu Kepulauan Seribu, Lonjakan Penumpang Tembus 313 Persen!
Masyarakat Greenland yang mayoritas berasal dari suku Inuit merayakan Natal dengan makanan tradisional ekstrem yang bernama mattak dan kiviak.
Mattak merupakan kulit paus yang disajikan mentah lengkap dengan lapisan lemaknya. Makanan ini tidak dimasak karena dipercaya mengandung nutrisi penting, seperti vitamin dan energi tinggi yang sangat dibutuhkan untuk bertahan hidup di wilayah Arktik.
Sementara itu, kiviak adalah makanan hasil proses fermentasi burung laut kecil. cara membuatkan dilakukan dengan memasukkan burung ke dalam kulit anjing laut, lalu dikubur dan dibiarkan selama beberapa bulan hingga terfermentasi.
Di Norwegia, ada satu tradisi unik yang dilakukan saat malam natal, yaitu menyembunyikan sapu sebelum pergi tidur. Kebiasaan ini berakar dari kepercayaan kuno yang meyakini bahwa pada malam Natal, roh jahat dan penyihir akan keluar dan berkeliaran.
Sapu dipercaya sebagai alat yang digunakan makhluk-makhluk itu untuk terbang. Oleh karena itu, masyarakat setempat menyembunyikan sapu agar rumah tetap aman.
Ukraina memiliki tradisi menghias pohon Natal dengan jaring laba-laba yang dikenal dengan sebutan pavuchky. Berbeda dengan ornamen berkilau atau lampu warna-warni, dekorasi ini terinspirasi dari sebuah legenda yang berkembang di sana.
Masyarakat Ukraina menghias pohon Natal dengan ornamen jaring laba-laba, baik yang terbuat dari benang, logam, maupun kaca karena laba-laba dianggap sebagai makhluk yang rajin dan tekun.
Slovakia juga punya tradisi unik yang dilakukan saat makan malam Natal bersama keluarga. Pada momen itu, anggota keluarga tertua atau kepala keluarga mengambil sebagian kecil puding tradisional yang biasanya terbuat dari campuran roti, susu, biji poppy, dan gula lalu melemparkannya ke langit-langit rumah.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
