Ilustrasi bawang merah.
JawaPos.com - Bawang merah adalah bumbu wajib yang hampir selalu tersedia di dapur kita, berfungsi sebagai penguat rasa alami dalam berbagai jenis masakan.
Di balik kegunaannya sebagai penyedap, umbi-umbian dengan aroma tajam ini ternyata menyimpan segudang manfaat bawang merah yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.
Berdasarkan laman puskesmasbanyumulek-dikes.lombokbaratkab.go.id, beberapa nutrisi yang terkandung di dalam bawang merah meliputi:
Tak hanya itu, Klikdokter.com juga menyatakan bahwa bawang merah mengandung senyawa sulfur organik dan berbagai macam antioksidan penting. Antioksidan ini termasuk flavonoid, polifenol, quercetin, dan saponin.
Bawang merah tidak hanya menambah sensasi rasa pada masakan, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh. Berikut sederet manfaat bawang merah yang sayang untuk dilewatkan.
Salah satu khasiat terbesar bawang merah adalah kemampuannya menurunkan kadar gula darah. Bawang merah mengandung quercetin dan senyawa sulfur organik yang berperan penting dalam meningkatkan produksi insulin. Ini menjadikan bawang merah aman dikonsumsi dan bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2, terbukti mampu memicu penurunan kadar gula darah yang signifikan.
Osteoporosis, yang sering menyerang wanita pascamenopause, bisa dicegah dengan konsumsi bawang merah. Manfaat bawang merah mentah dapat melindungi tubuh dari kerusakan tulang dan secara optimal meningkatkan massa tulang. Penelitian menunjukkan, wanita berusia 50 tahun ke atas yang rutin makan bawang merah memiliki kepadatan tulang yang lebih baik.
Bawang merah sangat bermanfaat dalam upaya mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Studi mengaitkan konsumsi bawang yang meningkat dengan penurunan risiko kanker lambung, usus besar, prostat, bahkan dipercaya bermanfaat untuk mencegah kanker payudara. Senyawa pelindung di dalamnya bekerja melawan perkembangan sel abnormal.
Bawang merah kaya akan flavonoid yang sangat mendukung fungsi kognitif otak. Konsumsi rutin dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer, kondisi penurunan fungsi otak yang progresif dalam mengingat, belajar, dan berpikir.
Bawang merah berfungsi sebagai agen antibakteri alami, mampu melawan berbagai bakteri berbahaya seperti E. Coli, S. aureus, dan Bacillus cereus. Bahkan, ekstrak bawang merah dapat menghambat pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori yang sering memicu tukak lambung dan kanker pencernaan.
Bawang merah tinggi antioksidan dan kaya akan senyawa sulfur organik. Kandungan ini sangat penting untuk mengurangi kadar kolesterol dan membantu memecah gumpalan darah, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
