
Ilustrasi sekelompok orang sedang berinteraksi di sebuah acara sosial. (Freepik)
JawaPos.com - Berada di tengah keramaian sebuah acara sosial seringkali terasa canggung dan membuat hubungan tidak terjalin seperti yang diharapkan.
Anda mungkin sudah berusaha keras untuk terlibat dan tampil menawan, tetapi entah mengapa interaksi yang terjadi terasa tegang atau kurang klik.
Seringkali perasaan yang mengganggu ini muncul bahwa keterampilan sosial Anda mungkin tidak sebaik yang Anda kira.
Melansir dari Global English Editing, kekeliruan sosial yang terus berulang ini seringkali menjadi sinyal bahwa tingkat kecerdasan emosional atau EQ Anda berada di bawah rata-rata yang lazim.
Kecerdasan emosional yang baik adalah kunci penting untuk menavigasi setiap pertemuan sosial tanpa merasa seperti kapal yang tersesat di lautan.
Penting untuk mengetahui delapan kesalahan sosial umum yang menunjukkan EQ Anda perlu ditingkatkan agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama.
Mengidentifikasi dan memperbaiki perilaku ini merupakan langkah awal yang krusial untuk membangun koneksi yang lebih mendalam dan bermakna.
1. Salah Membaca Isyarat Sosial
Kesalahan sosial paling umum adalah ketidakmampuan untuk menafsirkan isyarat sosial yang halus di sekitar Anda dengan akurat. Isyarat sosial merupakan fondasi penting dari kecerdasan emosional, yaitu memahami emosi diri sendiri dan orang-orang di sekitar. Anda mungkin tidak menyadari bahwa seseorang sudah bosan berbicara atau tidak peka ketika tiba giliran untuk berbicara atau mendengarkan. Jika Anda sering menyela atau menjadi orang terakhir yang memahami suasana hati kelompok, ini tandanya Anda perlu memperbaiki kemampuan membaca isyarat sosial.
2. Kesulitan Berempati
Empati memungkinkan kita terhubung dengan orang lain pada level yang lebih dalam, merasakan apa yang mereka rasakan, dan merespons dengan pemahaman yang tulus. Orang dengan EQ yang rendah cenderung kesulitan menunjukkan empati yang tepat dan akurat dalam situasi sosial. Misalnya, saat seorang teman berbagi cerita tentang kesulitan mereka, Anda justru langsung melompat menawarkan solusi atau membandingkannya dengan pengalaman pribadi yang tidak relevan. Empati sejati bukanlah tentang memberikan solusi instan, melainkan tentang memahami, memvalidasi, dan memberikan dukungan kepada orang lain dalam pengalaman mereka.
3. Gagal Mendengarkan Secara Aktif
Kesalahan sosial kunci lainnya adalah mendengarkan dengan niat untuk membalas perkataan, bukan untuk memahami secara mendalam apa yang sedang disampaikan. Mendengarkan secara aktif jauh lebih dari sekadar menunggu giliran untuk berbicara sambil memikirkan apa yang akan disampaikan berikutnya. Ini berarti Anda harus sepenuhnya hadir dalam percakapan, menunjukkan minat pada apa yang disampaikan lawan bicara, dan merespons dengan penuh pertimbangan. Percakapan jangan sampai berubah menjadi permainan tenis verbal di mana setiap orang hanya bersemangat untuk menyajikan poin berikutnya tanpa mencerna apa yang telah dikatakan sebelumnya.
4. Mengabaikan Komunikasi Nonverbal
Apa yang Anda katakan hanyalah satu di antara separuh cerita dalam setiap pertemuan sosial. Separuh lainnya adalah cara Anda menyampaikannya, meliputi bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara Anda yang diperhatikan orang lain. Orang dengan EQ rendah cenderung mengabaikan pentingnya isyarat nonverbal yang menyumbang lebih dari separuh keseluruhan komunikasi. Mereka mungkin melakukan kontak mata yang buruk, menunjukkan bahasa tubuh tertutup, atau gagal mencerminkan ekspresi orang yang diajak bicara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022