
seseorang yang mengalami krisis paruh baya. (Freepik/Drazen Zigic)
JawaPos.com - Krisis paruh baya bukan sekadar istilah klise. Dalam psikologi, fase ini sering digambarkan sebagai titik balik emosional yang muncul di usia pertengahan, biasanya sekitar usia 35–55 tahun—ketika seseorang mulai mengevaluasi kembali hidupnya.
Bukan hanya soal fisik yang berubah, tetapi juga bagaimana kita memandang pencapaian, impian, dan arti kebahagiaan.
Banyak orang yang melewati masa ini dengan mulus, tetapi tidak sedikit yang diliputi rasa gelisah.
Rasa itu sering datang pada jam-jam sunyi, ketika tubuh berbaring di tempat tidur, namun pikiran justru berlarian tanpa henti.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (27/9), jika Anda sering terjaga karena delapan pikiran berikut, bisa jadi Anda tengah berada dalam pusaran krisis paruh baya menurut kacamata psikologi.
1. “Apakah ini semua yang bisa saya capai dalam hidup?”
Salah satu tanda klasik adalah munculnya keraguan eksistensial. Di tengah malam, Anda bertanya-tanya apakah pekerjaan, karier, atau bisnis yang dijalani benar-benar mewakili potensi terbaik diri Anda.
Psikologi menyebut ini sebagai existential questioning, yakni dorongan alami untuk mencari makna lebih dalam dari sekadar rutinitas harian.
2. “Waktu saya tidak banyak lagi, kan?”
Ketika usia mulai menapak ke angka empat atau lima puluh, persepsi waktu berubah.
Malam hari sering dipenuhi bayangan tentang umur yang terbatas, kesehatan yang tak lagi sama, atau kesempatan yang mungkin sudah lewat.
Pikiran ini sering menimbulkan kecemasan karena otak kita menyadari bahwa garis akhir kehidupan terasa lebih nyata.
3. “Apakah saya sudah menjadi pasangan/ayah/ibu yang baik?”
Refleksi hubungan juga menjadi sumber kegelisahan. Orang dalam krisis paruh baya kerap merenung tentang kualitas hubungan dengan pasangan atau anak.
Ada rasa bersalah jika merasa kurang hadir, atau khawatir apakah sudah memberi teladan yang benar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022