
seseorang yang membandingkan hidupnya dengan orang lain secara online. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Di era media sosial, perbandingan seakan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Kita tidak lagi hanya menilai diri sendiri dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari unggahan orang lain: liburan yang terlihat sempurna, rumah yang megah, karier yang menanjak, hingga hubungan romantis yang tampak tanpa cela.
Meski kadang terlihat sepele, kebiasaan membandingkan diri secara online ternyata bisa menimbulkan pola hidup yang perlahan merusak kesehatan mental.
Menurut psikologi, kebiasaan ini menimbulkan “toxic comparison” atau perbandingan beracun yang memicu kecemasan, rasa rendah diri, hingga kehilangan arah hidup.
Lebih buruk lagi, hal ini tidak hanya berdampak pada emosi, tapi juga pada cara kita mengambil keputusan sehari-hari.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (21/9), terdapat delapan kebiasaan yang sering muncul akibat terlalu sering membandingkan hidup dengan orang lain di dunia maya.
1. Meremehkan Prestasi Diri Sendiri
Saat orang lain membagikan pencapaian besar di media sosial, banyak orang tanpa sadar langsung menganggap pencapaiannya sendiri tidak berarti.
Padahal, psikologi menyebut fenomena ini sebagai diminishing self-worth—kecenderungan mengecilkan diri meski sebenarnya sudah mencapai sesuatu yang berharga.
Lama-lama, Anda tidak lagi bisa merayakan kemenangan kecil karena selalu merasa “kurang dibanding orang lain.”
2. Mengukur Nilai Diri dari Validasi Eksternal
Ketika perbandingan sudah menjadi kebiasaan, nilai diri tidak lagi ditentukan dari usaha atau proses pribadi, melainkan dari seberapa banyak likes, komentar, atau pengakuan yang diterima.
Ini membuat Anda terjebak dalam siklus external validation, yang menurut psikologi berbahaya karena membuat kebahagiaan bergantung sepenuhnya pada orang lain, bukan pada kendali diri sendiri.
3. Selalu Merasa Tertinggal
Fenomena ini dikenal sebagai FOMO (Fear of Missing Out).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022