
Ilustrasi seseorang yang overthinking. (Freepik)
JawaPos.com – Pernahkah kamu merasa capek sendiri karena terlalu banyak mikir hal-hal kecil sampai berlarut-larut?
Kebiasaan ini dikenal dengan istilah overthinking, dan meski sering dianggap wajar, ternyata ada banyak dampak buruk overthinking yang jarang disadari.
Menurut psikologi, overthinking bukan sekadar “kebiasaan mikir terlalu banyak,” tapi sebuah pola pikir berulang yang bisa menguras energi mental, memicu stres, bahkan mengganggu kualitas hidup sehari-hari.
Sayangnya, banyak orang tidak sadar bahwa overthinking diam-diam merusak ketenangan pikiran, emosi, hingga kesehatan fisik mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 73% orang berusia 25–35 tahun mengalami overthinking secara kronis, dan kondisi ini terbukti berkaitan dengan meningkatnya tingkat kecemasan serta depresi menurut Amaha.
Usia 25–35 dikenal sebagai masa produktif—di mana tuntutan karier, hubungan, dan masa depan sedang tinggi-tingginya—sehingga wajar jika kelompok usia ini lebih rentan terjebak dalam pola overthinking yang merugikan kesehatan mental.
Kalau selama ini kamu merasa sulit tidur karena kepikiran sesuatu, sering khawatir berlebihan, atau terus memutar ulang kejadian di kepala, mungkin kamu sedang mengalami salah satu efek dari overthinking.
Mari kita bahas lebih dalam tentang 5 dampak buruk overthinking yang dilansir dari Houston Methodist dan Verywell Mind, supaya kamu lebih peka mengenali tanda-tandanya.
1. Sulit Fokus – Pikiran Terjebak pada Satu Hal Saja
Overthinking membuat otak Anda seperti kaset yang terus memutar hal yang sama. Akibatnya, sulit untuk memikirkan hal lain selain masalah tersebut.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu produktivitas, tetapi juga membuat Anda kehilangan kesempatan untuk melihat solusi dari sudut pandang yang lebih luas.
Banyak orang mengira hanya pikiran yang sibuk saat overthinking, padahal tubuh juga ikut terpengaruh. Anda menjadi sulit bersantai, bahkan ketika sedang beristirahat.
Otot terasa kaku, jantung berdebar, hingga sulit tidur karena pikiran enggan berhenti bekerja.
Overthinking erat kaitannya dengan kecemasan. Pikiran yang terus berputar memunculkan rasa khawatir berlebihan, seolah-olah selalu ada ancaman atau masalah besar di depan mata.
Jika dibiarkan, kecemasan ini bisa berkembang menjadi gangguan kecemasan (anxiety disorder).
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
