Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 14.33 WIB

Alasan Psikologis Mengapa Banyak Orang Merasa Sendirian di Tengah Keramaian, Ini Penjelasan Para Ahli!

Ilustrasi seorang individu yang sedang berpikir mendalam di tengah hiruk pikuk keramaian, tampak fokus pada detail yang tidak dilihat orang lain./Freepik - Image

Ilustrasi seorang individu yang sedang berpikir mendalam di tengah hiruk pikuk keramaian, tampak fokus pada detail yang tidak dilihat orang lain./Freepik

JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa sendirian meski sedang dikelilingi banyak orang? Fenomena ini disebut loneliness in a crowd atau kesepian di tengah keramaian. Bukan sekadar perasaan sepele, kondisi ini telah lama menjadi perhatian para ahli psikologi karena dapat memengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup seseorang.

Apa Itu Kesepian di Keramaian?

Menurut Harvard Medical School (2023), kesepian di tengah keramaian adalah perasaan terisolasi meskipun secara fisik tidak sendirian. Seseorang bisa merasakan keterasingan emosional saat tidak menemukan kedekatan atau koneksi bermakna dengan orang-orang di sekitarnya. Artinya, jumlah orang di sekitar bukan faktor utama, melainkan kualitas hubungan yang terjalin.

Ahli psikologi Yvette Erasmus (2024) menjelaskan bahwa kesepian ini sering muncul karena adanya kesenjangan antara harapan sosial seseorang dengan kenyataan. Misalnya, saat berada di pesta, seseorang berharap merasa diterima, tetapi justru merasa terasing karena tidak bisa terhubung dengan orang lain.

Mengapa Manusia Bisa Merasa Kesepian di Keramaian?

Studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Happiness Studies (Springer, 2023) menemukan bahwa kesepian lebih erat terkait dengan kualitas interaksi sosial dibandingkan kuantitas. Kehadiran orang lain tidak otomatis menghilangkan rasa sepi jika tidak ada keterikatan emosional yang nyata.

Start My Wellness (2025) menyebutkan, ada beberapa faktor utama penyebab kesepian di keramaian:

  1. Kurangnya koneksi emosional. Berada di keramaian tanpa interaksi yang mendalam membuat seseorang merasa asing.

  • Perbedaan nilai dan minat. Jika seseorang tidak menemukan kesamaan dengan lingkungan sosialnya, rasa keterasingan akan muncul.

  • Kondisi psikologis. Masalah seperti kecemasan sosial atau depresi dapat memperparah perasaan kesepian, bahkan saat berada bersama orang lain.

  • Tekanan sosial. Tuntutan untuk “fit in” justru bisa memunculkan rasa tidak nyaman.

  • Dampak Psikologis dari Kesepian di Keramaian

    Kesepian yang berkepanjangan dapat menimbulkan dampak serius. Harley Therapy (2024) menyebutkan bahwa kondisi ini dapat memicu stres, insomnia, penurunan kepercayaan diri, hingga risiko depresi. Lebih jauh lagi, Harvard Medical School menambahkan bahwa kesepian kronis bahkan bisa berdampak pada kesehatan fisik, seperti melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

    Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Meski tampak sulit, ada beberapa langkah yang dapat membantu seseorang mengurangi rasa kesepian di keramaian:

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore