
Ilustrasi seorang individu yang sedang berpikir mendalam di tengah hiruk pikuk keramaian, tampak fokus pada detail yang tidak dilihat orang lain./Freepik
JawaPos.com – Pernahkah Anda merasa sendirian meski sedang dikelilingi banyak orang? Fenomena ini disebut loneliness in a crowd atau kesepian di tengah keramaian. Bukan sekadar perasaan sepele, kondisi ini telah lama menjadi perhatian para ahli psikologi karena dapat memengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup seseorang.
Apa Itu Kesepian di Keramaian?
Menurut Harvard Medical School (2023), kesepian di tengah keramaian adalah perasaan terisolasi meskipun secara fisik tidak sendirian. Seseorang bisa merasakan keterasingan emosional saat tidak menemukan kedekatan atau koneksi bermakna dengan orang-orang di sekitarnya. Artinya, jumlah orang di sekitar bukan faktor utama, melainkan kualitas hubungan yang terjalin.
Ahli psikologi Yvette Erasmus (2024) menjelaskan bahwa kesepian ini sering muncul karena adanya kesenjangan antara harapan sosial seseorang dengan kenyataan. Misalnya, saat berada di pesta, seseorang berharap merasa diterima, tetapi justru merasa terasing karena tidak bisa terhubung dengan orang lain.
Mengapa Manusia Bisa Merasa Kesepian di Keramaian?
Studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of Happiness Studies (Springer, 2023) menemukan bahwa kesepian lebih erat terkait dengan kualitas interaksi sosial dibandingkan kuantitas. Kehadiran orang lain tidak otomatis menghilangkan rasa sepi jika tidak ada keterikatan emosional yang nyata.
Start My Wellness (2025) menyebutkan, ada beberapa faktor utama penyebab kesepian di keramaian:
Kurangnya koneksi emosional. Berada di keramaian tanpa interaksi yang mendalam membuat seseorang merasa asing.
Perbedaan nilai dan minat. Jika seseorang tidak menemukan kesamaan dengan lingkungan sosialnya, rasa keterasingan akan muncul.
Kondisi psikologis. Masalah seperti kecemasan sosial atau depresi dapat memperparah perasaan kesepian, bahkan saat berada bersama orang lain.
Tekanan sosial. Tuntutan untuk “fit in” justru bisa memunculkan rasa tidak nyaman.
Dampak Psikologis dari Kesepian di Keramaian
Kesepian yang berkepanjangan dapat menimbulkan dampak serius. Harley Therapy (2024) menyebutkan bahwa kondisi ini dapat memicu stres, insomnia, penurunan kepercayaan diri, hingga risiko depresi. Lebih jauh lagi, Harvard Medical School menambahkan bahwa kesepian kronis bahkan bisa berdampak pada kesehatan fisik, seperti melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Bagaimana Cara Mengatasinya?
Meski tampak sulit, ada beberapa langkah yang dapat membantu seseorang mengurangi rasa kesepian di keramaian:

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
