Ilustrasi remaja yang minum minuman sehat (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Minuman energi sering kali dipandang sebagai minuman populer di kalangan remaja untuk mendapatkan suntikan energi dan fokus dengan cepat. Namun, di balik kemasannya yang menarik, terdapat sejumlah risiko kesehatan serius.
Mengutip dari Times of India, sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi minuman energi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ginjal, gangguan jantung, kecemasan, insomnia, tekanan darah tinggi, sakit kepala, dan gangguan pencernaan, terutama di kalangan remaja dan orang muda.
Dari Tren Menjadi Ancaman Kesehatan
Meskipun minuman energi seperti Kartindeng, M-150, atau Monster Energy dikenal sebagai solusi cepat untuk mengatasi lelah, faktanya, konsumsi rutin justru memicu berbagai masalah kesehatan. Studi mengungkapkan bahwa minuman ini dapat memicu penyakit ginjal, insomnia, tekanan darah tinggi, dan gangguan pencernaan.
Selain itu, Dr. Anna Svatikova dari Mayo Clinic menjelaskan bahwa kandungan kafein yang tinggi membuat minuman energi bersifat diuretik, yang ironisnya justru dapat memicu dehidrasi. Minuman berenergi juga disebut dapat menyebabkan stres oksidatif, kerusakan hati, hingga cedera ginjal akut.
Gaya Hidup Remaja yang Rentan
Bagi sebagian remaja, minuman energi telah menjadi bagian dari gaya hidup. Mereka mengonsumsinya untuk menambah stamina saat mengerjakan tugas, saat nongkrong, atau bahkan sebelum berolahraga.
Kebiasaan ini sangat berisiko karena kandungan kafein dan gula yang sangat berlebihan membuat tubuh bekerja lebih keras.
Meskipun efeknya terasa segar sesaat, ada ancaman serius yang mengintai, seperti kelelahan ekstrem, mudah marah, hingga gangguan konsentrasi.
Alternatif Minuman yang Lebih Sehat
Para ahli menyarankan agar remaja mulai beralih ke pilihan minuman yang lebih sehat namun tetap bermanfaat.
Alternatif yang jauh lebih baik sebagai pengganti minuman energi antara lain teh herbal, jus buah, air kelapa, dan air mineral biasa.
Minuman-minuman ini dapat memberikan hidrasi, nutrisi penting, dan dorongan energi yang lebih alami tanpa efek negatif dari kafein atau gula berlebihan.
Selain itu, melakukan aktivitas fisik secara rutin dan memiliki jam tidur yang cukup juga penting untuk menjaga tingkat energi tetap stabil sepanjang hari.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
