
Ilustrasi seorang pria berbicara dengan wanita. (Freepik)
JawaPos.com - Terkadang kita mengucapkan sesuatu tanpa menyadari bagaimana dampaknya bagi orang lain. Frasa-frasa tersebut terdengar canggung atau bahkan kurang sensitif, mengungkapkan kurangnya kesadaran sosial kita. Orang yang mengucapkannya sering tidak menyadari kesalahan ini.
Melansir dari Geediting.com , ada beberapa ungkapan yang sering digunakan tanpa memahami maknanya. Mengenali frasa-frasa ini dapat membantu kita untuk meningkatkan keterampilan komunikasi. Mari kita ulas satu per satu ungkapan yang dimaksud.
1. "Tidak bermaksud menyinggung, tapi..."
Frasa ini sering digunakan sebagai tameng sebelum mengatakan sesuatu yang menyinggung atau menyakitkan. Ungkapan ini mencoba membenarkan perkataan kasar, namun justru terdengar tidak tulus. Ini menunjukkan Anda kurang menghargai perasaan orang lain.
2. "Aku hanya jujur saja"
Kejujuran adalah sifat baik, tetapi ketika dijadikan alasan untuk bersikap blak-blakan itu berbeda. Frasa ini sering digunakan untuk membenarkan kritik yang tidak perlu dan kurang empati. Kejujuran tanpa kepekaan bisa merusak kepercayaan lebih dari keheningan.
3. "Tenang saja"
Tidak banyak frasa yang bisa meningkatkan ketegangan lebih cepat daripada ini. Memberi tahu seseorang untuk "tenang" sama dengan meremehkan perasaannya. Hal ini membuat mereka merasa emosi mereka tidak valid, dan justru memperburuk situasi.
4. "Kamu terlihat lelah"
Meskipun frasa ini terdengar seperti perhatian, orang yang mendengarnya sering kali menafsirkannya sebagai "Kamu terlihat buruk". Kita jarang tahu alasan di balik ekspresi wajah seseorang. Mengucapkan ini bisa menjadi sebuah kritik yang tidak disadari.
5. "Sebenarnya..."
Ungkapan "Sebenarnya..." dapat merusak percakapan, terutama jika digunakan untuk mengoreksi hal sepele. Ini menunjukkan Anda ingin terlihat lebih unggul dari lawan bicara. Ini akan mematikan alur percakapan dan membuat orang lain merasa tidak nyaman.
6. "Kamu terlalu sensitif"
Satu di antara frasa paling menyakitkan yang dapat Anda katakan kepada seseorang adalah ini. Ungkapan ini secara langsung menyalahkan orang yang merasa sakit, alih-alih merenungkan perkataan Anda sendiri. Ini dapat membuat mereka merasa kecil dan emosi mereka tidak penting.
7. "Itu yang dia katakan"

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
