Ilustrasi seseorang menghadapi tantangan dengan optimisme (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Pernah dengar kalimat “lihat sisi baiknya”? Ungkapan sederhana itu ternyata punya dampak besar dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam psikologi, cara pandang ini dikenal sebagai optimisme.
Optimisme bukan sekadar berpikir positif, tapi juga kemampuan untuk memandang masa depan dengan harapan, meski situasi saat ini tidak selalu menyenangkan.
Baca Juga: 3 Shio Ini Dapat Giliran Hidup Hoki Mulai 25 Agustus 2025, Waktunya Menjadi Magnet Rezeki
Apa itu optimisme?
Menurut Proyeksi Jurnal Psikologi dari Universitas Islam Sultan Agung, optimisme adalah kecenderungan seseorang melihat hal-hal yang baik, meskipun ada hambatan atau tantangan. Optimisme membuat individu lebih mudah beradaptasi dengan perubahan, lebih percaya diri, dan cenderung memiliki emosi yang stabil.
Sementara penelitian lain dari Undip menjelaskan bahwa optimisme bukan berarti mengabaikan masalah, melainkan percaya bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Pola pikir ini membuat orang optimis lebih gigih, berani mencoba, dan tidak cepat menyerah.
Baca Juga: 7 Manfaat Punya Sikap Optimisme bagi Kesehatan Mental dan Dunia Kerja yang Perlu untuk Diketahui
Mengapa optimisme penting?
Menurut VeryWell Mind, orang dengan pola pikir optimis cenderung lebih sehat secara mental maupun fisik. Mereka memiliki tingkat stres lebih rendah, daya tahan tubuh lebih baik, dan kualitas hidup lebih tinggi. Bahkan, studi dari ResearchGate menunjukkan optimisme berhubungan dengan pencapaian akademik, karier, hingga keberhasilan membangun bisnis.
Optimisme juga meningkatkan produktivitas. Orang optimis lebih fokus pada solusi, bukan hanya masalah. Dalam jangka panjang, pola pikir ini membantu mereka meraih kesuksesan lebih besar dibanding mereka yang pesimis.
Optimisme dalam dunia kerja dan pendidikan
Dalam lingkungan kerja, optimisme membantu seseorang menghadapi tekanan. Misalnya, ketika menghadapi target sulit, individu optimis akan berusaha mencari strategi baru ketimbang menyerah. Menurut Journal of Achievement Settings, optimisme juga berkaitan erat dengan kepuasan kerja dan motivasi.
Di bidang pendidikan, optimisme membuat pelajar lebih percaya diri menghadapi ujian atau penelitian panjang. Mereka lebih tahan gagal, lebih gigih belajar, dan akhirnya meraih hasil lebih baik.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
