Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Agustus 2025 | 22.20 WIB

Psikologi Mengungkap 7 Sifat Orang yang Memilih Menghilang daripada Berdiskusi

Ilustrasi seseorang yang sedang melihat ponselnya dengan ekspresi bingung dan sedih, sementara ikon pesan yang tidak terkirim menunjukkan bahwa ia telah di-ghosting. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang sedang melihat ponselnya dengan ekspresi bingung dan sedih, sementara ikon pesan yang tidak terkirim menunjukkan bahwa ia telah di-ghosting. (Freepik)

JawaPos.com - "Ghosting" telah menjadi cara umum untuk mengakhiri hubungan, entah itu pertemanan atau percintaan. Perilaku ini dipilih karena seseorang tidak ingin berhadapan dengan percakapan yang sulit. Psikologi menyebut perilaku ini sering kali berkaitan erat dengan beberapa sifat khas.

Melansir dari Geediting.com Kamis (21/8), fenomena ini tidak hanya menyakitkan bagi korban, tetapi juga mengungkapkan banyak hal. Perilaku ini juga menunjukkan kompleksitas emosi dari pelaku. Berikut tujuh sifat yang kerap kali ditemukan pada orang yang memilih "menghilang" atau ghosting.

1. Takut akan Konfrontasi

Orang-orang ini memiliki ketakutan yang tinggi akan konfrontasi atau perselisihan dalam hubungan. Mereka menghindari percakapan yang bisa menimbulkan ketegangan, sehingga memilih cara menghilang tanpa jejak. Ini adalah mekanisme pertahanan diri untuk menghindari stres atau kecemasan yang muncul dari perdebatan.

2. Memiliki Hasrat untuk Mengontrol

Meskipun tampaknya pasif, tindakan ghosting dapat berasal dari keinginan yang mendalam untuk mengontrol. Dengan menghilang, mereka menempatkan diri dalam posisi yang menentukan kapan interaksi berakhir. Perilaku ini adalah tentang kebutuhan mereka akan kontrol.

3. Kecerdasan Emosional Rendah

Satu di antara sifat utama yang sering terlihat adalah kurangnya kecerdasan emosional. Mereka kesulitan memahami atau mengelola emosi mereka sendiri. Mereka juga tidak memiliki empati yang cukup untuk memikirkan perasaan orang lain.

4. Kurangnya Kedewasaan

Ghosting adalah tanda ketidakdewasaan emosional yang signifikan dalam diri seseorang. Mereka tidak memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi konflik secara dewasa. Ini adalah cara yang kekanak-kanakan untuk menyelesaikan masalah.

5. Takut akan Kerentanan

Orang yang melakukan ghosting sering kali takut menjadi rentan di hadapan orang lain. Gagasan untuk membagikan perasaan terdalam mereka kepada orang lain terasa menakutkan. Jadi, mereka lebih baik menghilang daripada menghadapi ketakutan itu.

6. Menghindari Rasa Bersalah

Mereka memilih untuk menghilang karena menghindari rasa bersalah yang mungkin muncul. Mereka tidak ingin mendengar ungkapan rasa sakit dari orang yang mereka tinggalkan. Dengan menghilang, mereka bisa merasa bebas dari konsekuensi.

7. Sifat Egois

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore