Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Juli 2025 | 19.27 WIB

Melewatkan Sarapan Bisa Memperburuk Suasana Hati dan Fokus Berjam-jam, Menurut Sains

Sebuah piring berisi sarapan sehat yang menggugah selera, menunjukkan pentingnya memulai hari dengan nutrisi. (Freepik) - Image

Sebuah piring berisi sarapan sehat yang menggugah selera, menunjukkan pentingnya memulai hari dengan nutrisi. (Freepik)

JawaPos.com - Melewatkan sarapan dapat mengganggu suasana hati dan fokus Anda berjam-jam. Banyak yang mengira tidak lapar, padahal penelitian menunjukkan dampak besar. Ini bukan sekadar kebiasaan sepele bagi tubuh.

Dalam budaya yang menghargai kesibukan, melompati sarapan seringkali dianggap keren. Namun, ini berdampak serius pada kinerja kognitif dan suasana hati. Melansir dari VegOut Mag Selasa (22/7), ada temuan menarik tentang kebiasaan ini.

Berikut adalah dampak melewatkan sarapan pada suasana hati dan fokus Anda:

  1. Suasana Hati Negatif dan Kurang Fokus

Penelitian pada remaja menunjukkan bahwa mereka yang sarapan merasa lebih positif dan terjaga. Sebaliknya, saat tidak sarapan, suasana hati cenderung lebih buruk. Ini menunjukkan dampak langsung pada emosi seseorang.

  • Peningkatan Risiko Depresi Jangka Panjang

  • Kebiasaan melewatkan sarapan secara teratur meningkatkan risiko depresi. Studi genetik bahkan mengaitkan kebiasaan ini dengan gangguan perhatian. Ini adalah efek jangka panjang yang perlu diwaspadai.

  • Waktu Reaksi Melambat dan Rentang Perhatian Berkurang

  • Kurangnya asupan pagi dapat memperlambat waktu reaksi tubuh Anda. Konsentrasi juga akan menurun signifikan. Otak beroperasi dengan kadar gula darah rendah.

  • Kaitannya dengan ADHD

  • Sebuah studi berbasis genetik menunjukkan hubungan antara melewatkan sarapan kronis dan masalah defisit perhatian. Orang yang secara teratur melewatkan sarapan memiliki kemungkinan lebih tinggi menderita ADHD. Risiko genetik untuk ADHD meningkat drastis.

  • Penurunan Ketajaman Mental Keseluruhan

  • Orang yang terbiasa sarapan cenderung memiliki skor lebih baik pada tes kognitif. Mereka juga menunjukkan prestasi akademik yang lebih baik. Konsisten melewatkan sarapan bisa mengikis ketajaman mental.

  • Pemicu Jalur Inflamasi dan Ketidaksejajaran Irama Sirkadian

  • Hipoglikemia kronis di pagi hari dapat memicu jalur inflamasi dalam tubuh. Ini juga menyebabkan ketidaksejajaran irama sirkadian. Kedua faktor ini terkait erat dengan gangguan suasana hati.

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore