Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 16.18 WIB

8 Frasa Canggung yang Sering Digunakan Orang Canggung dalam Percakapan Sehari-hari

Seseorang yang tampak ragu saat berbicara dalam sebuah kelompok, mencerminkan penggunaan frasa canggung. (Freepik) - Image

Seseorang yang tampak ragu saat berbicara dalam sebuah kelompok, mencerminkan penggunaan frasa canggung. (Freepik)

JawaPos.com - Menavigasi situasi sosial terkadang bisa menjadi area yang rumit bagi sebagian orang. Kita berusaha memberikan kesan baik, namun kegugupan justru menghalangi. Akhirnya, kita mengucapkan hal-hal yang membuat orang lain merasa canggung saat mendengarnya.

Frasa-frasa canggung ini seringkali keluar begitu saja dalam percakapan sehari-hari tanpa disadari. Melansir dari Geediting.com Rabu (16/7), ada delapan frasa yang cenderung digunakan orang canggung secara sosial. Memahami frasa-frasa ini dapat membantu kita menghindari kecanggungan tidak perlu.

Berikut adalah delapan frasa canggung yang sering digunakan dalam percakapan:

  1. "Aku Canggung..."

Frasa klasik ini sering diucapkan oleh mereka yang merasa tidak nyaman secara sosial. Pernyataan ini hampir seperti ramalan yang terwujud dengan sendirinya. Saat Anda menyatakan kecanggungan, Anda telah menyiapkan panggung untuk percakapan yang tidak nyaman.

  • "Maaf Sudah Ada..."

  • Ini adalah frasa yang sangat merendahkan diri dan membuat orang merasa risih. Seolah-olah seseorang meminta maaf atas keberadaan mereka sendiri. Kita semua berhak mengambil ruang dan menyuarakan pendapat.

  • "Hanya Bercanda..."

  • Frasa ini sering muncul dalam percakapan orang yang canggung secara sosial. Biasanya digunakan sebagai alat pemulihan cepat ketika lelucon tidak berhasil atau komentar disambut keheningan. Terlalu sering menggunakannya dapat menjadi tongkat dan menyebabkan lebih banyak kecanggungan.

  • "Ini Mungkin Pertanyaan Bodoh, tapi..."

  • Frasa canggung ini adalah contoh klasik bagaimana orang canggung sering meremehkan kecerdasan mereka sendiri. Memulai pertanyaan dengan frasa ini sama saja merendahkan diri. Ini terjadi bahkan sebelum Anda sempat mengungkapkan pikiran atau pertanyaan Anda.

  • "Aku Tidak Terlalu Penting..."

  • Frasa ini dapat menjadi pernyataan yang menyedihkan dan melukai perasaan pendengar. Ketika seseorang mengatakan frasa ini, itu menunjukkan banyak hal tentang persepsi diri dan harga diri mereka. Ini adalah mekanisme pertahanan diri untuk mengabaikan potensi kritik.

  • "Aku Mungkin Seharusnya Tidak Mengatakan Ini, tapi..."

  • Frasa ini adalah tanda klasik dari penyensoran diri yang menciptakan ketegangan tidak perlu. Rasanya seperti mencari izin untuk mengungkapkan pikiran. Jika Anda merasa mungkin tidak seharusnya mengatakan sesuatu, lebih baik tidak mengatakannya sama sekali.

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore