Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Juli 2025 | 03.21 WIB

Dari Paylater ke Portofolio, Kunci Gen Milenial Sukses Kelola Uang Digital, Gen Z Harus Tahu!

Gen Z dan Gen Milenial membangun kestabilan finansial. (www.pexels.com) - Image

Gen Z dan Gen Milenial membangun kestabilan finansial. (www.pexels.com)

JawaPos.com – Generasi Z tumbuh dalam dunia digital yang serba cepat, penuh akses terhadap belanja online, investasi kripto, hingga pinjaman instan.

Generasi milenial menjadi contoh nyata bagaimana teknologi finansial bisa dimanfaatkan dengan bijak.

Mereka belajar dari krisis, kebiasaan konsumtif masa lalu, hingga pentingnya literasi keuangan digital.

Sementara Gen Z tumbuh dengan kemudahan finansial di ujung jari, banyak yang belum memahami risiko di baliknya.

Namun, dibalik kemudahan ini, tersembunyi tantangan besar adalah literasi keuangan yang minim.

Tanpa pemahaman yang tepat, anak muda mudah terjebak dalam gaya hidup impulsif dan pengelolaan uang yang buruk.

Transaksi sekali klik, promo harian, kemudahan paylater, semuanya membuat uang mengalir lebih cepat dari kesadaran.

Bagi Gen Z, uang bukan sekadar alat tukar, tapi juga bagian dari identitas digital. Makanan yang difoto, outfit yang dikenakan, sampai destinasi healing, semuanya terkait uang.

Tapi ketika semuanya harus dibagikan, muncul tekanan tersendiri. Di sinilah pentingnya edukasi keuangan yang sesuai dengan realitas digital.

Berikut kiat-kiat keuangan kaum Milenial yang membuat yang masih belum diketahui oleh generasi Z yang dilansir dari laman yourtango;

  1. Tidak lagi bergantung pada satu pekerjaan

Milenial tahu bahwa satu sumber penghasilan tidak cukup untuk masa depan. Mereka membangun multiple income stream, dari freelance, jualan online, hingga investasi.

Ini bukan berarti tidak setia pada pekerjaan utama, tapi sadar bahwa dunia kerja tidak menjamin keamanan jangka panjang.

  1. Mempelajari dasar hukum pajak

Pajak bukan cuma urusan Perusahaan, Milenial mulai belajar soal potongan, pengembalian (refund), dan deductible.

  1. Tidak malu meminta bantuan

Mereka tidak gengsi bertanya ke mentor, teman, atau profesional keuangan. Prinsipnya: lebih baik tanya sekarang daripada menyesal nanti.

  1. Menyukai pekerjaan sampingan

Side hustle bukan sekadar tren, Milenial menyadari bahwa passion project seperti desain, copywriting, atau les privat bisa menghasilkan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore