Ilustrasi orang yang sedang menulis. Sumber foto : (freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Kebiasaan yang kita lakukan setiap harinya itu erat kaitan dengan perkembangan otak.
Sebagaimana yang dikutip dari laman Hello Sehat, otak merupakan mesin penggerak dari segala fungsi dan aktivitas gerak manusia.
Oleh karena itu, kita harus tetap menjaga kebiasaan yang tidak merusak fungsi otak. Melansir dari laman My Inner Creative pada Senin (14/07) inilah 5 kebiasaan analog yang sangat dibutuhkan otak manusia :
1. Menulis dengan cara lama
Ada sesuatu yang hampir ajaib tentang menulis dengan pena di atas kertas yang tidak akan pernah bisa ditiru oleh laptop atau ponsel pintar.
Saat Anda menulis dengan tangan, otak akan menyala dengan cara yang tidak bisa dipicu oleh mengetik.
Penelitian menemukan bahwa siswa yang mencatat dengan tangan mendapatkan skor yang lebih baik dalam hal konten faktual dan pemahaman konseptual dibandingkan dengan mereka yang mencatat di laptop.
Tampaknya tindakan fisik membentuk huruf menciptakan jalur saraf yang sepenuhnya dilewati oleh pengetikan. Otakmu akan mengingat apa yang diciptakan oleh tangan sendiri.
2. Berjalan tanpa tujuan
Perlu kamu ketahui bahwa berjalan 20 mil sehari untuk menjernihkan pikiran dan mengembangkan alur cerita, itu tidak hanya berolahraga tapi membiarkan otaknya melakukan hal terbaiknya saat sendirian.
Penelitian ini sepenuhnya mendukung hal ini. Serangkaian eksperimen penting di Universitas Stanford menemukan bahwa partisipan menghasilkan 60 persen lebih banyak ide kreatif saat berjalan daripada saat duduk.
3. Membaca buku dari kertas
Buku fisik menciptakan hubungan yang sama sekali berbeda dengan informasi. Saat kamu membaca di atas kertas, kamu tidak hanya memproses kata-kata tapi sedang membangun peta mental tentang di mana ide-ide berada di halaman-halaman sebenarnya.
Kamu ingat bahwa wawasan krusial itu berada "sekitar pertengahan halaman kiri" dengan cara yang tak pernah dimungkinkan oleh teks digital.
Ilmu pengetahuan juga cukup jelas tentang hal ini. Para peneliti telah menyatakan bahwa "membaca teks naratif dan ekspositori linear di layar komputer menyebabkan pemahaman bacaan yang lebih buruk daripada membaca teks yang sama di atas kertas".
4. Menghabiskan waktu di alam
Alam tidak hanya menyediakan latar belakang yang nyaman untuk pikiranmu, tapi alam juga secara aktif memperbaiki fungsi kognitif. Faktanya, kesehatan dan kesejahteraan yang baik berkaitan dengan menghabiskan setidaknya 120 menit di alam setiap minggu.
5. Tidur dalam kegelapan total
Terakhir, otak kita memiliki hubungan kuno dengan kegelapan yang tak tergoyahkan oleh "mode malam" apa pun. Ketika kegelapan yang sesungguhnya menerpa, otak mulai memproduksi melatonin.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
