Ilustrasi orang yang berbicara menggunakan kata-kata kurang menyenangkan dalam percakapan sehari-hari, berpotensi menciptakan jarak sosial. (Freepik )
Ilustrasi orang yang berbicara menggunakan kata-kata kurang menyenangkan dalam percakapan sehari-hari, berpotensi menciptakan jarak sosial. (Freepik )
JawaPos.com - Dalam setiap interaksi sosial, pilihan kata yang kita gunakan memiliki dampak besar pada bagaimana orang lain memandang diri kita.
Terkadang, tanpa disadari, ada beberapa frasa umum yang bisa membuat seseorang terlihat kurang menyenangkan dalam percakapan sehari-hari. Padahal, niat di baliknya mungkin saja tidak seburuk kesan yang timbul.
Psikologi telah mengidentifikasi pola bicara tertentu yang secara tidak langsung dapat merusak citra diri seseorang di mata lawan bicaranya.
Frasa-frasa ini cenderung menghambat komunikasi yang baik atau menciptakan jarak emosional.
Melansir dari Geediting.com Jumat (20/6), berikut adalah beberapa ungkapan yang seringkali dipakai individu tanpa menyadari efek negatifnya.
1. "Kamu Salah..."
Satu di antara frasa paling penutup adalah ucapan langsung yang menyalahkan atau mengoreksi orang lain secara tiba-tiba. Kalimat ini cenderung mematikan diskusi serta tidak membuka ruang untuk memahami perspektif atau alasan lawan bicara secara mendalam.
2. "Aku Sudah Tahu Itu..."
Ketika seseorang mengatakan ini, ia bisa membuat orang lain merasa kontribusi mereka tidak dihargai atau dianggap remeh begitu saja. Ungkapan ini seringkali terkesan sombong dan hanya berusaha menegaskan superioritas pengetahuan diri di hadapan orang lain.
3. "Terserah..."
Kata "terserah" mengisyaratkan kurangnya minat, ketidakpedulian, dan minimnya empati terhadap perasaan atau pandangan orang lain dalam percakapan. Respons seperti ini bisa membuat lawan bicara merasa tidak penting atau ucapannya sama sekali tidak divalidasi dengan baik.
4. "Aku Tidak Peduli..."
Frasa ini jelas sekali menunjukkan sikap apatis serta kurangnya rasa kasih sayang atau perhatian terhadap masalah orang lain. Mengucapkan hal ini memberikan kesan bahwa seseorang sangat acuh tak acuh dan tidak bersedia terlibat dalam kesulitan siapapun.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
