
lustrasi larangan di bulan suro. (Freepik)
JawaPos.Com - Di tengah hingar bingar peradaban modern dan arus logika yang semakin dominan, ternyata masih ada ruang untuk kepercayaan Jawa Kuno.
Terlepas dari mitos atau fakta, hingga saat ini keyakinan masyarakat Indonesia, terutama Jawa, terhadap bulan Suro masih cukup mengakar di kehidupan modern.
Ya, untuk menjaga warisan leluhur yang sarat makna dan nilai spiritual. Salah satu bulan yang hingga kini dianggap paling sakral dan penuh energi mistis adalah bulan Suro.
Dalam tradisi Jawa, Suro bukan sekadar penanda waktu, melainkan momentum spiritual yang diyakini membuka gerbang antara dunia nyata dan alam gaib.
Aura ketenangan, keheningan, bahkan kekhidmatan begitu terasa saat bulan ini tiba.
Namun di balik ketenangan itu, tersembunyi berbagai pantangan yang sejak dulu diyakini sebagai penuntun agar manusia tidak sembarangan dalam bertindak.
Delapan larangan ini dipercaya bukan hanya menjaga harmonisasi dengan alam, tetapi juga mencegah datangnya celaka, gangguan tak kasat mata, atau bahkan karma buruk.
Dilansir dari kanal Youtube Ngaos Jawa, inilah delapan pantangan yang konon wajib dihindari selama bulan Suro demi keselamatan lahir dan batin.
1. Menikah di Bulan Suro Dianggap Menantang Nasib Buruk
Bagi sebagian besar masyarakat Jawa, menikah di bulan Suro dianggap membawa risiko besar terhadap keharmonisan rumah tangga.
Hal ini bukan semata karena takhayul, tetapi berdasarkan filosofi yang dalam: bulan Suro adalah masa menyucikan diri, bukan merayakan kebahagiaan lahiriah.
Pernikahan adalah lambang sukacita, tawa, dan perayaan. Sementara Suro adalah waktu untuk tapa, menyepi, dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Energi dari kedua peristiwa ini dianggap saling bertentangan.
Banyak yang percaya, jika tetap memaksakan menikah di bulan Suro, rumah tangga akan diwarnai oleh pertengkaran, rezeki yang seret, bahkan perceraian.
Sebagai bentuk kehati-hatian dan penghormatan terhadap leluhur, tak sedikit keluarga yang memilih menunda pernikahan hingga bulan berikutnya.
Dalam pandangan spiritual Jawa, lebih baik bersabar demi keberkahan jangka panjang daripada tergesa dan mengundang kesialan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
