Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 18.36 WIB

5 Cara Ampuh Atasi Burnout, Awali dengan Cari Tahu Penyebab Stres

Ilustrasi burnout. (Pexels) - Image

Ilustrasi burnout. (Pexels)

JawaPos.com - Sering merasa lelah secara emosional, kehilangan motivasi, atau seperti sedang “kosong” meski tubuh masih terus bergerak? Bisa jadi itu bukan sekadar capek biasa, tapi tanda-tanda burnout.

Burnout bukan cuma rasa lelah biasa. Ia datang diam-diam, perlahan menguras energi, semangat, dan bahkan identitas diri.

Banyak dari kita mungkin mengira kelelahan ini wajar saja, bagian dari hidup modern yang sibuk. Tapi burnout lebih dari itu, dan penting untuk dikenali sejak awal.

Dilansir dari Youtube Pschy2Go, berikut 5 cara ampuh atasi burnout:

1. Cari Tahu Apa yang Bikin Stres

Langkah pertama adalah mengenali penyebab stres. Tapi perlu dicatat bahwa menghindari penyebab stres bukan berarti lari dari tanggung jawab. Tanggung jawab tetap harus dijalani, yang perlu diubah adalah cara menjalaninya agar tak membuat stres.

Contohnya begini: "Tugas ini bikin aku stres". Tapi setelah ditelusuri, ternyata yang bikin stres adalah mepetnya waktu, yang disebabkan karena kamu memilih aktivitas lain dulu dan baru mengerjakannya H-1.

Intinya, sedikit latihan kesadaran diri bisa membantu mengurai stres yang seringkali kita buat sendiri. Jangan menyiksa diri, ya.

2. Selesaikan Siklus Stres

Tenang, kami tidak menyuruh kamu jadi makin stres. Justru sebaliknya. Burnout terjadi karena stres yang terus-menerus tanpa akhir, seperti terus mengayuh di air tanpa pernah mencapai daratan.

Dalam buku Burnout karya Emily dan Amelia Nagoski, dijelaskan bahwa stres adalah siklus yang perlu diselesaikan. Saat kamu merasa stres (misalnya karena deadline), tubuh memproduksi hormon seperti adrenalin dan kortisol.

Responsnya bisa berupa "fight, flight, atau freeze”, lalu kamu mencari pelarian cepat seperti ngemil, binge-watching, atau scrolling tanpa henti.

Masalahnya, kita sering berhenti di langkah itu. Padahal stresnya belum selesai, hanya tertutup sejenak.

Untuk benar-benar menyelesaikan siklusnya, dibutuhkan pelepasan emosi, bisa lewat pernapasan dalam, olahraga, meditasi, atau ngobrol dengan orang terdekat.

3. Tidur yang Berkualitas

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore