
Ilustrasi orang yang membuat keputusan hidup yang salah.(Pexels.com/AndreaPiacquadio)
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, kita dituntut untuk memilih keputusan hidup yang cukup besar. Bisa terkait dengan hubungan, karier, atau pendidikan.
Mengutip dari laman Maranatha News pada Rabu (04/06) bahwa dalam mengambil keputusan hidup, kita harus melalui proses berpikir atau thinking, lalu dipertimbangkan melalui derajat kepentingan atau urgency.
Melalui pertimbangan tersebut, kita dapat menganalisa dan memprioritaskan keputusan hidup yang akan diambil sehingga bisa meminimalisir kesalahan.
Dilansir dari laman Your Tango pada Rabu (04/06), inilah 6 keputusan hidup terbesar yang punya kekuatan untuk menghancurkan masa depan seseorang :
1. Membiarkan orang tua mengambil jalan hidup kita
Ketika orang tua mengarahkan kita untuk berkarier di bidang hukum, padahal bukan minat pribadi, maka akan melelahkan dan bisa menghancurkan masa depan.
Ingat, bahwa kamu akan menghabiskan 80.000 jam di tempat kerja sepanjang hidup. Beberapa hal lebih merusak karier dengan terjebak dalam pekerjaan yang tidak cocok atau menjalani kehidupan yang menyesal dan tidak bahagia.
Saran orang tua yang bermaksud baik mungkin tidak selaras dengan realitas pasar tenaga kerja saat ini atau hasrat dan bakat kamu yang sebenarnya. Pendapat atau minat sendiri adalah yang paling penting, dan keputusan karier harus mencerminkan siapa dirimu dan jenis kehidupan yang ingin dijalani.
2. Membiarkan orang lain menilai keputusan hidupmu
Keputusan yang paling merugikan yang kita buat adalah keputusan yang didorong oleh penilaian dan kesimpulan orang lain. Kita terlahir sebagai pencari di dunia ini dan terbuka untuk penemuan dan ekspresi.
Kamu hadir di dunia ini bukan untuk mengesankan orang lain dan membuat mereka menyukai setiap keputusan hidup, justru dengan keaslian dirilah akan bersinar lebih baik.
3. Membiarkan orang lain mendefinisikan dirimu
Pada dasarnya kamu memiliki hak dan kemampuan untuk mendefinisikan siapa dirimu, untuk mengubah apa yang tidak disukai dan untuk meninggalkan situasi atau hubungan yang tidak nyaman.
Tidak ada seorang pun di Bumi ini yang "selalu melakukan ini" atau "tidak pernah melakukan itu" jangan menerima label apapun yang tidak otentik.
4. Mengatasi masalah dengan cara yang salah

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
