
Ilustrasi jerawat di pipi. (Freepik)
JawaPos.com – Jerawat memang musuh utama banyak orang, tak peduli usia atau jenis kulit. Namun, tahukah kamu bahwa lokasi munculnya jerawat di wajah bisa memberikan petunjuk tentang penyebabnya?
Yuk, kenali lebih dalam arti di balik posisi jerawat dan bagaimana cara mengatasinya, sebagaimana dilansir dari medicalnewstoday.com.
1. Jerawat di Dahi dan Sekitar Pelipis
Jerawat di area ini sering kali dipicu oleh produk rambut yang berminyak atau mengandung bahan berat seperti wax dan pomade. Sisa produk tersebut bisa berpindah ke kulit wajah dan menyumbat pori-pori, menyebabkan yang dikenal sebagai pomade acne. Solusinya? Pilih produk rambut yang non-komedogenik dan usahakan agar rambut tidak menempel di wajah.
2. T-Zone: Dahi, Hidung, dan Dagu
Bagian ini dikenal sebagai area paling berminyak karena kelenjar sebaceous yang aktif menghasilkan sebum. Produksi minyak berlebih bisa membuat pori-pori tersumbat, memicu komedo dan jerawat. Membersihkan wajah dua kali sehari dengan sabun wajah yang lembut dapat membantu mengontrol minyak dan mencegah jerawat di zona ini.
3. Pipi
Jerawat di pipi bisa disebabkan oleh acne mechanica, yaitu jerawat akibat gesekan atau tekanan yang terus-menerus. Contohnya seperti menempelkan ponsel ke wajah, tidur di bantal yang kotor, atau penggunaan masker dan helm dalam waktu lama. Pastikan untuk rutin membersihkan benda-benda yang bersentuhan dengan pipi dan hindari menyentuh wajah tanpa mencuci tangan.
4. Rahang dan Dagu
Area ini sering dianggap berkaitan dengan perubahan hormon, walaupun belum sepenuhnya terbukti secara ilmiah. Selain itu, faktor seperti teknik mencukur yang salah, penggunaan produk skincare baru, atau gesekan dari masker juga bisa memicu jerawat di bagian rahang. Cobalah untuk menggunakan pisau cukur bersih dan teknik yang lembut agar kulit tidak iritasi.
Jerawat bisa ditangani dengan berbagai produk perawatan topikal, seperti benzoyl peroxide untuk melawan bakteri, salicylic acid untuk membuka pori-pori, dan retinoid untuk mengontrol produksi minyak. Untuk kasus jerawat yang lebih parah, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik atau terapi hormonal.
Cuci wajah secara rutin dengan air hangat dan pembersih yang tidak mengandung bahan abrasif. Gunakan produk yang bebas minyak dan non-komedogenik. Hindari menyentuh wajah terlalu sering dan pastikan sarung bantal serta handuk selalu bersih.
Rambut yang kotor atau mengandung produk berminyak juga bisa memicu jerawat di sekitar dahi. Cucilah rambut secara teratur dan ikat rambut saat tidur atau beraktivitas. Jangan lupakan pentingnya gaya hidup sehat: olahraga teratur, pola makan seimbang, dan cukup tidur bisa membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam.
Penting untuk mengenali bahwa jerawat di tiap area wajah bisa punya penyebab yang berbeda. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa memilih perawatan yang lebih tepat dan efektif. Jerawat tidak selalu pertanda kulit yang kotor—bisa jadi itu sinyal dari kebiasaan harianmu yang perlu diperbaiki.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
